Rabu, 23 September 2026

Erupsi Anak Krakatau Meluas: 8 Bandara Ditutup, 1,558 Penerbangan Terdampak

Muchlis - Senin, 07 September 2026 07:10 WIB
Erupsi Anak Krakatau Meluas: 8 Bandara Ditutup, 1,558 Penerbangan Terdampak
Menhub Dudy Purwagandhi memberikan keterangan terkait penutupan 8 bandara imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Topikseru.com - Kementerian Perhubungan memperpanjang masa penghentian operasional sementara delapan bandar udara hingga Minggu (6/9/2026) pukul 24.00 WIB. Kebijakan darurat akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ini berdampak langsung pada kelumpuhan 1.558 jadwal penerbangan serta menahan keberangkatan 170.000 penumpang. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa langkah memperpanjang durasi penutupan dilakukan demi menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan nasional. "Hingga kini, dari delapan bandara terdampak, terhitung terdapat 1.558 flight yang tertunda dengan 170.000 penumpang tertahan," ujar Dudy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Sebaran Abu Bergeser ke Timur, 8 Bandara Diberhentikan

Keputusan perpanjangan ini diambil usai Kemenhub bersama BMKG, AirNav Indonesia, serta pengelola bandara melakukan evaluasi berkala terhadap dinamika ruang udara. Hasil pemantauan meteorologi terbaru menunjukkan pergerakan abu vulkanik bergeser menuju arah timur dengan kecepatan 5 knot pada ketinggian 15.000 kaki. Kondisi tersebut membuat koridor penerbangan di sekitar Jawa Bagian Barat dan Sumatra Bagian Selatan berisiko tinggi bagi mesin pesawat. Adapun delapan fasilitas penerbangan yang dihentikan operasionalnya meliputi:
  • Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang)
  • Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
  • Bandara Radin Inten II (Lampung)
  • Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
  • Bandara Budiarto Curug (Tangerang)
  • Bandara Pondok Cabe (Tangerang Selatan)
  • Bandara Taufik Kiemas (Pesisir Barat, Lampung)
  • Bandara Atung Bungsu (Pagar Alam, Sumatera Selatan)
Dampak penutupan bandara erupsi Anak Krakatau ini meluas hingga menyebabkan pembatalan penerbangan lanjutan dari berbagai bandar udara lain di seluruh Indonesia.

Akses Bandara Alternatif dan Tiket Moda Darat Gratis

Sebagai langkah kontinjensi penumpukan penumpang, Kemenhub menyiapkan sejumlah bandara alternatif di luar radius sebaran abu jika maskapai memilih mengalihkan rute pendaratan. Pilihan hub pengalihan tersebut meliputi Bandara Kertajati, Ahmad Yani Semarang, Juanda Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), dan Adi Soemarmo Solo. Guna menjamin kelancaran mobilitas warga yang terdampak pengalihan penerbangan, pemerintah menggandeng InJourney dan Angkasa Pura untuk menyediakan fasilitas transportasi lanjutan. Seluruh penumpang yang mendarat di bandara alternatif akan difasilitasi moda transportasi darat berupa armada bus dan kereta api secara gratis menuju kota tujuan awal.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Pencarian Jurnalis Hilang Masuk Hari Ketiga, 300 Personel dan 11 Kapal Dikerahkan
Basarnas Kerahkan Helikopter Dauphin Sisir Udara 8 Korban Hilang di Krakatau
DPR Minta Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dikerahkan Maksimal
Basarnas Banten Sisir Selat Sunda, Rombongan Jurnalis Krakatau Belum Ditemukan
Cara Benar dan Panduan Lengkap Full Refund Tiket Pesawat Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Imbas Erupsi Anak Krakatau: 49 Penerbangan Kualanamu Dibatalkan, Bandara Beroperasi Normal