Kamis, 24 September 2026

Identitas Korban Kecelakaan Maut Bus Halmahera di Tol Kuala Namu: 4 Meninggal Dunia, 18 Penumpang Dirawat

Ameq - Senin, 11 Mei 2026 19:10 WIB
Identitas Korban Kecelakaan Maut Bus Halmahera di Tol Kuala Namu: 4 Meninggal Dunia, 18 Penumpang Dirawat
Kecelakaan Maut Bus Halmahera
Topikseru.com, Serdang Bedagai - Polisi mengungkap identitas korban kecelakaan maut yang melibatkan Bus Halmahera BK 7347 UA dengan mobil pikap di ruas Jalan Tol Jasamarga Kuala Namu Tol (JMKT), Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (11/5/2026) pagi. Dalam insiden nahas tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara 18 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit. Kasat PJR Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono mengatakan korban luka dirawat di beberapa rumah sakit di wilayah Deli Serdang dan Lubuk Pakam. "Sebanyak 18 orang dirawat di Rumah Sakit Sari Mutiara, RSUD Amri Tambunan, dan Grandmed Lubukpakam," ujar Dhery dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera di Tol JMKT

Dhery menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil pikap BK 8053 EG melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Namun, kendaraan tersebut diduga mengalami patah as roda belakang hingga akhirnya terguling dan melintang di badan jalan tol. Di saat bersamaan, Bus Halmahera datang dari arah belakang dan tidak sempat menghindar sehingga menabrak pikap tersebut. "Secara bersamaan, Bus Halmahera BK 7347 UA yang datang dari arah belakang tak dapat menghindar sehingga menghantam pikap lalu keluar ruas Tol JMKT dan terguling," ungkapnya. Akibat benturan keras tersebut, bus keluar jalur tol dan terbalik di sisi jalan. Polisi menduga sopir bus kehilangan kendali setelah menghantam kendaraan pikap. "Sopir Bus Halmahera diduga hilang kendali yang mengakibatkan kendaraan terguling keluar tol," katanya. Hingga kini, dua sopir kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan dilaporkan melarikan diri usai kejadian dan masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Data Korban Kecelakaan Maut Bus Halmahera

Berikut identitas korban luka dan meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol JMKT Serdang Bedagai:

Dirawat di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam

  1. Elvida Ambia (59), warga Banda Aceh
  2. Lamria Sihombing (30), Labuhanbatu Selatan
  3. Doni Arifin (48), Medan Johor
  4. Elfrifa Leliana Nainggolan (61), Labuhanbatu Selatan
  5. Sardia Boru Ujung (65), Deli Serdang
  6. Nabil Ikhsan Harahap (18), Dumai
  7. Okvian Nungroho Binokri (26), Bengkalis
  8. Denes Suwandi (35), Deli Serdang
  9. Chyntia Fitriani (23), Dumai
  10. Rian Syahputra, Deli Serdang
  11. Erwin Hutrian Manik, Deli Serdang
  12. Reno Hardianto Lumban Tobing (18), Rokan Hilir

Korban Meninggal Dunia

  1. Risiani (75), Medan Deli
  2. Muhammad Riski (23), Deli Serdang
Selain dua nama tersebut, polisi menyebut masih ada dua korban meninggal lainnya yang identitasnya belum diketahui.

Dirawat di RS Grandmed Lubuk Pakam

  1. Joni Simorangkir (75), Medan
  2. Titin Supriatni (54), Medan
  3. Julinar Munthe (29), Labuhanbatu Utara

Dirawat di RSUD Amri Tambunan

  1. Saipul Anwar Surbakti (70), Deli Serdang
  2. Eric Ardiansyah Pery (26), Pekanbaru
  3. Bismihayati (28), Dumai

Polisi Lakukan Penyelidikan

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut, termasuk memburu kedua sopir kendaraan yang kabur setelah insiden terjadi. Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan guna memastikan faktor penyebab utama kecelakaan di ruas Tol JMKT tersebut.
Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Penyelam Bongkar Kamar KM Virgo, Banyak Korban Masih Terjebak di Dalam Bangkai Kapal
Dudung Cek Langsung Sekolah Rakyat Sergai, 300 Siswa Jadi Perhatian Pemerintah Pusat
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir