Kamis, 24 September 2026

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Sumut 6-8 Agustus, Nelayan dan Kapal Ferry Diminta Waspada

Muchlis - Rabu, 05 Agustus 2026 18:11 WIB
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Sumut 6-8 Agustus, Nelayan dan Kapal Ferry Diminta Waspada
Gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan Sumatera Utara
Topikseru.com, Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan Sumatera Utara (Sumut) pada 6 hingga 8 Agustus 2026. Gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter di beberapa wilayah perairan, sehingga nelayan dan operator transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Christen Marpaung, mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh masih aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby, disertai adanya daerah belokan angin dan konvergensi yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah Sumatera Utara. Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di kawasan Samudra Hindia bagian barat dan utara Sumatera turut meningkatkan penguapan, sehingga kandungan uap air di atmosfer menjadi lebih tinggi.

Gelombang 4 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Barat Nias

BMKG memprakirakan gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan, yakni:
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
  • Perairan barat Kepulauan Nias
  • Perairan barat Kepulauan Batu
Sementara itu, gelombang dengan tinggi 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di:
  • Perairan timur Kepulauan Nias
  • Perairan barat Sumatera Utara
  • Perairan Kepulauan Batu
BMKG mencatat pola angin di wilayah Sumatera Utara bergerak dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 5 hingga 30 knot.

Nelayan hingga Kapal Ferry Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

BMKG mengingatkan aktivitas pelayaran perlu memperhatikan kondisi cuaca dan tinggi gelombang selama periode tersebut. Risiko terhadap keselamatan pelayaran dinilai meningkat apabila:
  • Perahu nelayan menghadapi kecepatan angin 15 knot dengan gelombang 1,25 meter.
  • Kapal tongkang menghadapi kecepatan angin 16 knot dengan gelombang 1,5 meter.
  • Kapal ferry menghadapi kecepatan angin 21 knot dengan gelombang mencapai 2,5 meter.
Karena itu, nelayan, operator kapal, hingga masyarakat yang akan beraktivitas di laut diminta terus memantau perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG sebelum berlayar. BMKG juga mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan serta menyesuaikan aktivitas pelayaran dengan kondisi cuaca yang terjadi di lapangan.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Hujan Petir dan Gelombang 2,5 Meter Mengintai Sumut 24 September
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Diplomasi Lintas Lembaga Berhasil Pulangkan 13 Nelayan Aceh dari Thailand
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir