Topikseru.com - Lupa sandi email tidak selalu berarti pengguna harus langsung membuat password baru. Ada kemungkinan kata sandi tersebut masih tersimpan di perangkat atau browser yang sebelumnya digunakan untuk login. Pengguna Android dan Google Chrome, misalnya, dapat memeriksa password melalui Google Password Manager.
Sementara pengguna iPhone dengan iOS 18 atau lebih baru dapat menggunakan aplikasi Kata Sandi (Passwords). Di Microsoft Edge, password yang pernah disimpan dapat diperiksa melalui Microsoft Password Manager.
Namun, ada satu hal penting yang perlu dipahami. Gmail tidak menyediakan menu untuk menampilkan password akun secara langsung dari aplikasi Gmail. Password hanya dapat dilihat jika sebelumnya memang sudah tersimpan di pengelola kata sandi.
Baca Juga:
Jika tidak ditemukan, pengguna perlu menempuh proses pemulihan akun dan membuat password baru.
Google juga memungkinkan password yang tersimpan dikelola melalui Chrome atau layanan Password Manager.
Pengguna juga dapat mengelola password yang tersimpan di akun Google melalui Google Password Manager di web.
Langkahnya:
Fitur verifikasi perangkat menjadi lapisan perlindungan agar password yang tersimpan tidak mudah dilihat oleh orang lain yang menggunakan perangkat tersebut.
Pada iOS 18 atau versi lebih baru, Apple menyediakan aplikasi Kata Sandi (Passwords) untuk mengelola password dan passkey yang tersimpan.
Caranya:
Jika password tidak ditemukan, Apple menyarankan pengguna memeriksa daftar password yang tersedia, termasuk bagian yang baru dihapus, serta memastikan Rantai Kunci iCloud digunakan jika memiliki beberapa perangkat Apple.
Password yang pernah disimpan di Edge dapat diperiksa melalui menu pengaturan browser. Microsoft menjelaskan bahwa pengguna mungkin perlu memasukkan PIN atau password perangkat sebelum password ditampilkan.
Berikut caranya:
Untuk akun Gmail, solusinya adalah menggunakan pemulihan Akun Google.
Google akan meminta pengguna menjawab sejumlah pertanyaan untuk memastikan bahwa akun tersebut memang miliknya. Setelah identitas berhasil diverifikasi, pengguna dapat membuat password baru.
Google menyarankan proses pemulihan dilakukan dari perangkat, browser, dan lokasi yang biasa digunakan untuk login apabila memungkinkan.
Pengguna juga sebaiknya memasukkan password terakhir yang masih diingat ketika diminta.
Pemulihan akun Google: Google Account Recovery
Aplikasi Gmail tidak menyediakan menu untuk menampilkan password akun Google secara langsung.
Jika password pernah disimpan, pengguna harus mencarinya melalui pengelola password yang digunakan pada perangkat, seperti Google Password Manager, Apple Passwords, atau Microsoft Password Manager.
Jika password tidak tersimpan, pengguna harus menggunakan prosedur pemulihan akun Google.
Dengan kata lain, tidak ada cara resmi untuk membuka Gmail lalu melihat password akun yang sedang digunakan.
Jangan percaya situs atau aplikasi yang mengklaim dapat mengetahui password Gmail hanya dengan memasukkan alamat email.
Google menegaskan bahwa pengguna tidak boleh memberikan password atau kode verifikasi kepada layanan yang mengklaim dapat membantu pemulihan akun.
Google juga menyatakan tidak bekerja sama dengan layanan yang mengaku menyediakan dukungan pemulihan password.
Karena itu, jangan memasukkan informasi seperti:
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memeriksa apakah password masih tersimpan di perangkat.
Pengguna Android dapat mengecek Google Password Manager, pengguna iPhone dapat membuka Kata Sandi, sedangkan pengguna Microsoft Edge dapat menggunakan Microsoft Password Manager.
Jika password memang tersimpan, pengguna dapat melihatnya setelah melewati autentikasi perangkat.
Namun, jika password tidak pernah disimpan atau sudah tidak tersedia, jangan mencoba mencari layanan pihak ketiga yang mengklaim dapat "membuka" password Gmail.
Gunakan jalur resmi pemulihan Akun Google, verifikasi kepemilikan akun, kemudian buat password baru yang kuat dan belum pernah digunakan pada akun tersebut.