Sabtu, 26 September 2026

IHSG Menanjak di Tengah Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed September 2025

Muchlis - Rabu, 13 Agustus 2025 13:57 WIB
IHSG Menanjak di Tengah Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed September 2025
IHSG
Topikseru.com - Bursa Efek Indonesia dibuka cerah pada Rabu (13/8/2025) pagi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak keluar dari area konsolidasi, seolah mendapat dorongan energi baru dari optimisme pasar global. Sentimen positif datang dari seberang lautan, yakni peluang pemangkasan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) pada September 2025 semakin terbuka lebar. [irp posts="17896" ] IHSG mengawali perdagangan dengan penguatan 54,39 poin atau 0,70 persen ke level 7.846,09. Sementara itu, indeks LQ45 yang memantau 45 saham unggulan ikut terkerek naik 7,51 poin atau 0,91 persen ke posisi 830,77. "IHSG berhasil keluar dari area konsolidasi dengan didukung volume. Ada peluang menguji level tertinggi di 7.910," ujar Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim di Jakarta.

Sentimen AS: Inflasi Jinak, The Fed Berpeluang Tahan Gas Rem

Pasar global bereaksi positif terhadap data inflasi Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat yang melandai di bawah perkiraan. Inflasi Juli 2025 tercatat 0,2 persen month to month (mtm) dan 2,7 persen year on year (yoy), lebih rendah dari estimasi 0,2 persen (mtm) dan 2,8 persen (yoy). [irp posts="17387" ] Kabar ini menjadi amunisi bagi pelaku pasar yang berharap The Fed mulai mengendurkan kebijakan moneter ketat. Harapan itu kian besar menjelang rapat September mendatang. Meski demikian, bayang-bayang tarif impor ala Presiden AS Donald Trump masih membayangi. Dampaknya mulai terasa di beberapa sektor, sementara sektor lain cenderung stagnan. Kekhawatiran pun muncul: efek tarif bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.

Eropa dan Asia Ikut Bergerak

Dari Eropa, investor menanti data wholesale prices Jerman yang diproyeksikan stabil di 0,2 persen (mtm), serta data awal pertumbuhan ekonomi (GDP growth rate preliminary) Inggris untuk kuartal II-2025 yang akan dirilis Kamis (14/8). [irp posts="16443" ] Bursa Eropa pada Selasa (12/8) ditutup variatif: Euro Stoxx 50 naik 0,09 persen, FTSE 100 Inggris menguat 0,20 persen, CAC Prancis melonjak 0,71 persen, sementara DAX Jerman justru terkoreksi 0,23 persen. Wall Street tak kalah optimistis: S&P 500 menguat 1,13 persen ke 6.445,76, Nasdaq naik 1,39 persen ke 21.681,90, dan Dow Jones melonjak 483,52 poin atau 1,10 persen ke 44.458,61. Bursa Asia pagi ini juga menunjukkan tren serupa: Nikkei Jepang naik 1,34 persen, Shanghai Composite menguat tipis 0,11 persen, Strait Times Singapura tumbuh 0,73 persen, meski Hang Seng Hong Kong melemah 1,01 persen.

Arah IHSG Selanjutnya

[irp posts="16338" ] Dengan dukungan sentimen eksternal yang kuat, analis memperkirakan IHSG masih punya ruang untuk menembus rekor baru di kisaran 7.910. Namun, pelaku pasar diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi volatilitas akibat perkembangan kebijakan perdagangan AS dan data ekonomi global yang akan dirilis pekan ini.

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat 85,15 Poin Bertengger di Level 7.057,10 Sore Ini
IHSG Dibuka Menguat ke 7.158, Analis Proyeksi Bergerak Mendatar Dipengaruhi Sentimen Global
IHSG Diprediksi Menguat, Pasar Optimistis BI Pangkas Suku Bunga dan The Fed Longgar
IHSG Tembus 8.025 Usai BI Turunkan Suku Bunga, Pasar Saham RI Menguat
IHSG Hari Ini 20 Agustus 2025: Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI dan Sinyal The Fed
IHSG Menguat di Tengah Awan Gelap Bursa Asia, Sentimen The Fed Dongkrak Pasar