Kamis, 24 September 2026

Pemuda Labuhanbatu Utara Tewas Diterkam Buaya di Sungai Kualuh

Ameq - Selasa, 25 November 2025 02:46 WIB
Pemuda Labuhanbatu Utara Tewas Diterkam Buaya di Sungai Kualuh
Buaya Sungai Kualuh
Topikseru.com - Warga Kabupaten Labuhanbatu Utara digemparkan oleh peristiwa tragis yang menimpa seorang pemuda bernama Trisno Sihombing (20). Ia ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan setelah diterkam buaya saat mandi di Sungai Kualuh, pada Jumat (21/11/2025). Jasad korban ditemukan berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi awal ia diterkam predator sungai tersebut.

Ayah Korban Saksi Mata: Saya Berusaha Menarik Tangannya, Tapi Kalah Tenaga

Ayah kandung korban, Ranto Sihombing, mengisahkan detik-detik menegangkan ketika insiden itu terjadi. Dia mengatakan mendengar suara jeritan anaknya yang meminta tolong dari arah sungai. "Terdengar suara anaku minta tolong, sehingga cepat-cepat dari belakang rumah melihat ke arah sungai," ujar Ranto. Saat tiba di pinggir sungai, ia melihat seekor buaya besar menyeret putranya ke dalam air. "Saya berusaha menarik tangan anaku, namun kalah tenaga. Buaya itu membawanya masuk ke sungai hingga menghilang," jelasnya dengan suara bergetar. Ibunda korban pun histeris melihat anaknya terseret ke perairan. Tangisnya pecah sambil berulang kali memanggil nama sang anak.

Ditemukan Tidak Utuh Setelah Dua Hari Pencarian

Tim Basarnas Tanjungbalai yang dipimpin Riki Harahap melakukan penyisiran selama dua hari. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil, meski kondisi korban sangat memprihatinkan. "Jenazah korban ditemukan dalam kondisi bagian tangan kanan, pinggang, dada, serta kepala tidak utuh. Diduga dimakan buaya," ungkap Riki. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat keberadaan buaya yang masih berkeliaran di sekitar lokasi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. "Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung kami serahkan ke keluarga," ujar Riki.

Fenomena Buaya di Sungai Kualuh Kembali Makan Korban

Warganet dan masyarakat lokal mendesak agar pemerintah segera melakukan tindakan, sebab peristiwa serupa disebut kerap terjadi di sekitar Sungai Kualuh. Aktivitas mandi, mencuci, dan menangkap ikan masih menjadi rutinitas warga sehingga risiko serangan buaya sangat tinggi.
Sumber
:
Berita Terkait
Istri Luis David Hutabarat Adukan Kasus Dugaan Pembunuhan ke Mabes Polri, ARMI Desak TNI Diadili di Peradilan Umum
Kecelakaan Beruntun di Pasuruan Tewaskan 4 Orang, Truk Muatan Gulungan Kertas Diduga Hilang Kendali
Kebakaran Disertai Ledakan di Pulogadung Tewaskan Satu Penghuni, Korban Ditemukan di Kamar Belakang
ASN BPN Nias Ditemukan Meninggal Dunia di Area Skyview Setia Budi Apartment
Emak-Emak Gerebek Barak Narkoba di Labura, Praktisi Hukum Soroti Kinerja Polres Labuhanbatu
Ledakan Tabung Gas di Tebing Tinggi, 4 Rumah Hangus Dilalap Api