Topikseru.com,
Jakarta - Sebuah rumah di kawasan Jalan Pulo Mas Utara 2B Nomor 8, RT 008/RW 014, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, kebakaran pada Minggu malam. Insiden yang disebut diawali suara ledakan itu mengakibatkan satu orang penghuni meninggal dunia.
Korban ditemukan setelah petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api yang sempat membesar dan melahap sebagian bangunan.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan jasad korban ditemukan di salah satu kamar yang berada di bagian belakang rumah.
"Korban meninggal dunia ditemukan di kamar belakang sebelah kanan," ujar Abdul Wahid saat dikonfirmasi, Minggu (26/7/2026).
Warga Sempat Mendengar Suara Ledakan
Sebelum api membesar, warga sekitar mengaku sempat mendengar suara yang diduga berasal dari dalam rumah.
Tak lama setelah suara tersebut terdengar, kobaran api muncul dan dengan cepat membakar bangunan. Melihat kondisi itu, warga segera melaporkan kejadian kepada pengurus lingkungan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Menurut Abdul Wahid, laporan mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.31 WIB. Tim pemadam kemudian bergerak menuju lokasi dan memulai proses pemadaman sekitar 19.41 WIB.
Sembilan Unit Damkar Dikerahkan
Untuk menjinakkan kobaran api, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan sembilan unit mobil pemadam dengan kekuatan 45 personel.
Petugas membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk mengendalikan api hingga situasi dinyatakan aman.
"Diterjunkan sembilan unit armada berkekuatan 45 personel. Operasi pemadaman selesai," kata Abdul.
Penyebab Kebakaran Masih Didalami
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran maupun sumber suara ledakan yang terdengar sebelum api muncul masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Petugas juga masih melakukan pendataan terkait identitas korban serta besaran kerugian akibat peristiwa tersebut.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman dan segera menghubungi petugas apabila menemukan tanda-tanda kondisi darurat.
Berita Terkait