Kamis, 24 September 2026

Ragusta Tempe Produksi Warga Binaan Rutan Medan Tembus Pasar, Jadi Pemasok Dapur MBG

Agustian - Jumat, 19 Desember 2025 17:21 WIB
Ragusta Tempe Produksi Warga Binaan Rutan Medan Tembus Pasar, Jadi Pemasok Dapur MBG
Tempe warga binaan Rutan Medan
Topikseru.com - Program pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas I Medan kembali menunjukkan hasil menggembirakan. Produk tempe hasil karya warga binaan dengan merek Ragusta Tempe kini berhasil menembus pasar dan mendapat kepercayaan menjadi salah satu pemasok bahan pangan untuk Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis). Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, mengatakan keberhasilan Ragusta Tempe masuk ke dapur MBG menjadi bukti bahwa produk warga binaan mampu bersaing dan masyarakat luas menerimanya. "Alhamdulillah, tempe produksi warga binaan kita berhasil masuk untuk menyuplai kebutuhan tempe di dapur MBG," ujar Andi, Kamis (18/12/2025).

Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Menurut Andi, capaian tersebut sejalan dengan tujuan utama sistem pemasyarakatan, yakni membekali warga binaan dengan keterampilan dan kepercayaan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat. "Ini membuktikan bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima masyarakat. Tentunya ini menjadi bekal penting bagi mereka saat menjalani proses reintegrasi sosial," katanya. Dia menjelaskan, keberhasilan Ragusta Tempe tidak lepas dari proses produksi yang berlangsung secara terstruktur, konsisten, dan berkelanjutan di dalam rutan. Seluruh tahapan produksi berjalan dengan standar kebersihan dan kualitas yang ketat.

Suplai Rutin ke Dapur MBG

Dalam operasionalnya, Ragusta Tempe kini rutin memasok kebutuhan dapur MBG setiap pekan. "Setiap minggu, Ragusta Tempe menyuplai sekitar 220 batang tempe dengan total berat kurang lebih 106 kilogram," ungkap Andi. Tempe hasil karya warga binaan ini memenuhi standar kebutuhan dapur MBG, baik dari sisi kualitas bahan, kebersihan, maupun konsistensi produksi.

Fokus Ketahanan Pangan dan Kewirausahaan

Program produksi tempe ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Kelas I Medan dalam menjalankan pembinaan kemandirian, khususnya di sektor ketahanan pangan dan kewirausahaan. Tak hanya teknis produksi, Rutan juga juga membekali warga binaan pengetahuan tambahan, mulai dari manajemen usaha, pengendalian mutu produk, hingga disiplin dan etos kerja. Harapannya, keterampilan tersebut dapat menjadi modal usaha bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke masyarakat.
Sumber
:
Berita Terkait
Menteri Imipas Agus Andrianto Minta 15 Program Aksi Bawa Dampak Nyata, Bukan Sebatas Laporan
Petani Sumut Panen Raya, Bulog Serap 42,9 Ribu Ton Gabah Penguat Stok Pangan
2.114 Warga Binaan Lapas Kelas I Medan Terima Remisi Kemerdekaan, Dua Narapidana Langsung Bebas
18.078 Warga Binaan Sumut Dapat Remisi HUT RI, 555 Langsung Bebas
Lapas Kelas I Medan Panen Kangkung dan Terong, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Pertanian untuk Dukung Ketahanan Pangan
Rutan Kelas I Medan Usulkan 48 Warga Binaan Terima Program Integrasi