Kamis, 24 September 2026

Rail Clinic KAI Sambangi Baja Linggei, Layani 200 Warga dengan Pengobatan Gratis

Muchlis - Jumat, 15 Agustus 2025 17:03 WIB
Rail Clinic KAI Sambangi Baja Linggei, Layani 200 Warga dengan Pengobatan Gratis
Rail clinic KAI
Topikseru.com - Suara peluit kereta kali ini tak hanya mengantar penumpang. Di Stasiun Baja Linggei, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (15/8), rangkaian kereta berwarna putih-hijau itu berhenti membawa misi berbeda: menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menggelar Bakti Sosial Rail Clinic KAI, melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sehari sebelumnya berlangsung di Stasiun Siantar. [irp posts="18388" ] Rail Clinic memanfaatkan jalur kereta api untuk menjangkau daerah yang sulit diakses kendaraan umum. "Melalui Bakti Sosial Rail Clinic ini, KAI Divre I Sumut ingin meningkatkan kesehatan warga, sekaligus memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia," ujar Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin. Rangkaian Rail Clinic terdiri dari dua kereta diesel yang disulap menjadi klinik berjalan. Layanannya meliputi pemeriksaan umum, gigi, kandungan (obgyn), mata, farmasi, dan laboratorium sederhana, dengan fasilitas dental unit, EKG, USG, hingga autorefraktometer. Di Baja Linggei, tim medis KAI membawa 3 dokter umum, 2 dokter gigi, 1 dokter spesialis kandungan, 3 bidan, 4 paramedis, 2 apoteker, 2 petugas laboratorium, dan 2 optisien. [irp posts="16226" ] Sebanyak 200 warga menerima pemeriksaan gratis, termasuk 20 siswa SD yang mendapat kacamata baru. Selain itu, KAI menggelar penyuluhan kesehatan gigi, sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api, dan edukasi pemesanan tiket lewat aplikasi Access by KAI. Jika digabungkan dengan kegiatan di Siantar, total penerima manfaat mencapai 400 warga dan 40 kacamata gratis dibagikan. "Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api," pungkas As’ad. Dengan inisiatif ini, KAI tak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung antara akses kesehatan dan warga yang membutuhkannya, membawa pesan bahwa rel kereta bisa menjadi jalur menuju kesehatan dan keselamatan bersama.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Efisiensi Biometrik Stasiun Medan: Layanan Pemindaian Wajah KAI Pangkas Biaya dan Kertas
Abu Vulkanik Sinabung Ganggu Penerbangan, KAI Pastikan Kereta Api Sumut Tetap Jalan
Tiket Kereta di Sumut Tak Jadi Berangkat? Ini Cara Batal dan Refund KAI
KAI Sumut Ganti 3.131 Bantalan Kayu Jembatan, Material Sintetis Diklaim Tahan 50 Tahun
IKAI Sumut dan UNODC Perkuat Kompetensi Konselor Adiksi, 17 Lembaga Rehabilitasi Ikut Terlibat
KAI Sumut dan PMI Tebing Tinggi Gelar Donor Darah, 30 Pendonor Ikut Berpartisipasi