Minggu, 08 November 2026

Prabowo Takbiran di Sumut, Salat Idulfitri 2026 di Aceh

Muchlis - Jumat, 20 Maret 2026 16:21 WIB
Prabowo Takbiran di Sumut, Salat Idulfitri 2026 di Aceh
Prabowo Idulfitri
Topikseru.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghabiskan malam takbiran di Sumatera Utara (Sumut) sebelum melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Aceh pada Sabtu (21/3). Informasi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang menyebut agenda Presiden telah disiapkan untuk menyambut Hari Raya Idulfitri. "Iya betul, Bapak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara, dan Insya Allah akan salat Idulfitri di Aceh besok pagi," ujar Teddy kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Bertolak dari Halim Perdanakusuma

Presiden dijadwalkan bertolak dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada Jumat sore. Dalam perjalanan tersebut, Prabowo akan didampingi sejumlah pejabat negara, termasuk Seskab Teddy. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Presiden dalam momentum Hari Raya Idulfitri yang identik dengan tradisi silaturahmi dan kedekatan dengan masyarakat di berbagai daerah.

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 21 Maret 2026

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan metode hisab dan hasil rukyatul hilal. "Berdasarkan hisab dan tidak adanya hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026," kata Nasaruddin dalam konferensi pers sidang isbat di Jakarta. Ia menjelaskan, hasil pemantauan hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh standar MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Perbedaan dengan Muhammadiyah

Meski pemerintah menetapkan Idulfitri pada 21 Maret, sebagian umat Islam dari Muhammadiyah telah lebih dulu merayakan Idulfitri pada Jumat (20/3). Perbedaan ini terjadi karena penggunaan metode penentuan awal bulan Hijriah yang berbeda, yakni hisab oleh Muhammadiyah dan kombinasi hisab-rukyat oleh pemerintah.

Sumber
:
Berita Terkait
PSMS Medan Hancurkan Persiraja 5-0, Javier Siverio Menggila! Ayam Kinantan Rebut Puncak Klasemen
PSMS Medan vs Persiraja: Eko Siapkan Rotasi, Bidik 3 Poin
Klarifikasi TNI AD Soal Insiden Maut di Tiro Pidie: 1 Meninggal, 13 Warga dan 6 Prajurit Luka
Tragedi Maulid di Pidie Aceh: 1 Warga Tewas Usai Penembakan Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Mualem Temui Prabowo, Bahas Dana Otsus hingga Dana Abadi Eks GAM
Mualem Desak Pemerintah Pusat Segera Bereskan 3 Persoalan Aceh: Dana Otsus, Tanah Blang Padang hingga Bendera