Jumat, 25 September 2026

Megawati Ingatkan Kader PDIP: Dilarang Korupsi, Harus Turun ke Rakyat

Muchlis - Jumat, 17 April 2026 07:30 WIB
Megawati Ingatkan Kader PDIP: Dilarang Korupsi, Harus Turun ke Rakyat
Megawati Soekarnoputri
Topikseru.com, Jakarta - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara resmi membuka agenda penguatan organisasi bagi ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) pengurus daerah di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Dalam arahannya, Megawati menegaskan pentingnya kerja nyata kader di lapangan dan melarang keras praktik korupsi di internal partai. Megawati menekankan bahwa kader harus memahami pemikiran kritis-dialektis Bung Karno sebagai fondasi ideologis dalam berpolitik. Menurut dia, pemahaman tersebut penting agar kader mampu membaca situasi global sekaligus tetap membumi bersama masyarakat. "Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi, turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat," kata Megawati dalam keterangan tertulis. [irp posts="32405" ]

Soroti Dampak Global dan Kenaikan Harga Pangan

Dalam kesempatan itu, Megawati juga menyinggung dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi ekonomi domestik. Dia secara khusus menyoroti konflik Iran-Israel di kawasan Selat Hormuz yang dinilai berdampak pada stabilitas ekonomi, termasuk harga energi dan bahan pokok. Selain itu, Megawati mengaku menerima laporan dari masyarakat, khususnya para ibu, terkait kenaikan harga kebutuhan pokok seperti cabai. Kondisi ini, menurut dia, harus menjadi perhatian serius kader partai. Dia pun menginstruksikan kepala daerah dan pimpinan legislatif dari PDIP untuk mengambil langkah konkret, termasuk penghematan anggaran serta mendorong program padat karya guna menjaga daya beli masyarakat.

Tekankan Disiplin Organisasi dan Tata Kelola Keuangan

Megawati juga memberikan arahan khusus terkait tata kelola organisasi. Ia membedah peran KSB secara rinci, mulai dari fungsi ketua, sekretaris, hingga bendahara dalam menjaga soliditas partai. Ketua, kata dia, harus mampu mengonsolidasikan anggota hingga ke tingkat bawah. Sementara sekretaris bertanggung jawab atas operasional organisasi, dan bendahara wajib menjaga transparansi keuangan. "Untuk bendahara, uang organisasi tidak boleh dicampur dengan uang pribadi. Pengelolaan keuangan harus akuntabel," tegasnya. Dia juga menginstruksikan agar seluruh pengurus daerah menggelar rapat rutin minimal sekali dalam sepekan, lengkap dengan sistem absensi yang ketat. Selain itu, kantor partai diminta selalu terbuka bagi masyarakat. [irp posts="32156" ]

PDIP Diposisikan Sebagai Penyeimbang

Dalam pidatonya, Megawati turut mengingatkan posisi PDIP yang saat ini berada di luar pemerintahan sebagai kekuatan penyeimbang. Ia meminta kader tidak menyalahgunakan posisi tersebut dan tetap menjunjung tinggi hukum. Menurut dia, peran partai bukan sekadar mengejar kemenangan elektoral, tetapi memastikan kehadiran nyata bagi masyarakat. "Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan keadilan dan kehadiran partai," ujarnya.

Sekolah Partai Jadi Penguatan Ideologi

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Sekolah Partai sebagai ruang pelembagaan ideologi bagi kader. Ia menekankan pentingnya menjadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat perjuangan menuju Pemilu 2029. "Kepercayaan rakyat adalah modal utama. Kader harus mampu menerjemahkan ideologi menjadi kerja nyata," kata Hasto. Agenda penguatan organisasi ini diikuti ratusan pengurus daerah dari seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun daring, dan akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan.
Sumber
:
Berita Terkait
Medan Antisipasi Lonjakan Harga Pangan
Kepala Ekonom BCA: Inflasi Agustus Diprediksi 3,31% Dipicu Harga Pangan dan Emas Naik
Megawati Jadi Korban AI, Wajahnya Dicatut dalam Iklan Jualan Kue
Ganjar Pranowo Respons Kaesang Maju DPR dari Jateng V: Semua Warga Punya Hak, PDIP Tetap Yakin Kandang Banteng
Bulog Sumut Tambah Pasokan Beras SPHP Jadi 400 Ton per Hari, Antisipasi Kenaikan Harga Pangan
Hasto Harap Pertemuan Prabowo dan Megawati Bahas Masa Depan Bangsa