Minggu, 08 November 2026

Medan Antisipasi Lonjakan Harga Pangan

Agus Supratman - Selasa, 22 September 2026 10:03 WIB
Medan Antisipasi Lonjakan Harga Pangan
Medan
Topikseru.com, Medan – Pemko Medan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Tomsi Tohir secara virtual, Senin (21/9/2026). ​Kegiatan yang berlangsung di ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan ini dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan, Citra Effendi Capah. ​Rakor tersebut berfokus pada strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional, khususnya dalam mengantisipasi tekanan harga pangan di tengah ketersediaan pasokan yang relatif terjaga. ​Meski secara nasional pasokan pangan tergolong aman, munculnya lonjakan harga pada sejumlah komoditas di berbagai daerah menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah. ​Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menegaskan pentingnya langkah intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menekan laju inflasi. ​"tekanan harga pada komoditas tertentu di beberapa wilayah tetap memerlukan langkah penyesuaian dan intervensi cepat agar tidak membebankan masyarakat," ujar Tomsi dalam arahannya. ​Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemko Medan berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional dan memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan stabilitas harga tetap terkendali di Kota Medan.

Sumber
:
Berita Terkait
Kepala Ekonom BCA: Inflasi Agustus Diprediksi 3,31% Dipicu Harga Pangan dan Emas Naik
Bulog Sumut Tambah Pasokan Beras SPHP Jadi 400 Ton per Hari, Antisipasi Kenaikan Harga Pangan
Astaga! Menjelang Idul Adha 2026 Harga Pangan Naik, Daya Beli Terpukul dan Pasar Murah Jadi Andalan
Bulog Sumut Mulai Salurkan 66 Ton Jagung SPHP
Mentan Ancam Cabut Izin Produsen Minyakita yang Nakal, Harga Tak Boleh Lewati HET
Megawati Ingatkan Kader PDIP: Dilarang Korupsi, Harus Turun ke Rakyat