Kamis, 24 September 2026

Presiden Prabowo Minta HIPMI Jangan Dengarkan Orang Nyinyir: Dia Bekerja Untuk Orang

Muchlis - Rabu, 10 Juni 2026 21:27 WIB
Presiden Prabowo Minta HIPMI Jangan Dengarkan Orang Nyinyir: Dia Bekerja Untuk Orang
Prabowo HIPMI
Topikseru.com, Bandar Lampung - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pesan khusus kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk tidak mendengarkan pihak-pihak yang "nyinyir" dan fokus untu kemajuan Indonesia. Presiden menyampaikan hal tersebut saat pembukaan Munas XVIII HIPMI di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026). Menurut Prabowo, saat ini Indonesia membutuhkan para pengusaha muda yang militan dan tidak mengenal kata menyerah. "Semua harus bersatu, gotong royong. Kalau ada yang menghasut, memecah belah, yakinlah dia bekerja untuk orang lain bukan untuk Indonesia, yang nyinyir," kata Prabowo. Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mengutip peribahasa 'anjing menggonggong kafilah berlalu'. Dia menegaskan Indonesia tetap berada di jalan yang benar dan tidak perlu mendengarkan komentar nyiyir. "Kita akan meraih kemenangan dan kehebatan saudara-saudara sekalian. Dulu waktu pejuang-pejuang mengatakan merdeka, banyak juga yang nyinyir," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut Prabowo mengingatkan bahwa nasionalisme sebagai fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. Menurut dia, kemajuan ekonomi sebuah bangsa karena adanya semangat nasionalisme yang kuat. Prabowo mengutip pemikiran sosiolog dan sejarawan Liah Greenfeld dalam buku The Spirit of Capitalism: Nationalism and Economic Growth. Menurut Presiden, bahkan para pemikir yang menjadi rujukan dalam perkembangan kapitalisme modern mengakui bahwa nasionalisme merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi. "Yang saya ambil kalimat terakhir, ‘The sustained growth characteristic of modern economy’ karakteristik tidak maju, tidak berkembang dengan sendirinya. Pembangunan, pertumbuhan distimulasi dan dipertahankan oleh nasionalisme," ujar Presiden. Kepala Negara menegaskan bahwa pengalaman berbagai negara menunjukkan hubungan erat antara nasionalisme dan kemajuan ekonomi. Menurut Presiden, kebangkitan sejumlah negara besar di dunia tidak dapat dilepaskan dari semangat kebangsaan yang mereka bangun dan pelihara.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Bahlil Siap Jalankan Arahan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara
Prabowo Sentil Kawan Musiman dan Tegaskan Arti Kesetiaan di HUT ke-28 PAN
Prabowo Perintahkan Kapolri
Komitmen Pemberantasan Korupsi: Prabowo Tak Lindungi Orang Dekat, Singgung BGN dan Hotel Sultan
Resmikan LRT Manggarai, Prabowo Puji Pramono Anung Gubernur Hebat
Prabowo Nostalgia Bareng SBY di HUT Demokrat: Dari Akmil ke Panggung Demokrasi