Kamis, 24 September 2026

Budi Arie Minta Maaf soal Isu Pemilu Dipercepat, Tegaskan Bukan Pernyataan Jokowi

Muchlis - Rabu, 26 Agustus 2026 16:01 WIB
Budi Arie Minta Maaf soal Isu Pemilu Dipercepat, Tegaskan Bukan Pernyataan Jokowi
Pemilu 2029 dipercepat
Topikseru.com, Jakarta - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi akhirnya buka suara setelah pernyataannya mengenai kemungkinan Pemilu 2029 dipercepat memicu polemik dan spekulasi politik. Budi Arie menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman dengan pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa ucapan mengenai kemungkinan percepatan pemilu merupakan analisis pribadi, bukan sikap organisasi maupun pesan dari tokoh tertentu. "Saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut," kata Budi Arie dalam rekaman video yang diterima di Jakarta, Rabu (26/8/2026). Dia mengaku memahami bahwa pernyataannya dapat ditafsirkan secara beragam, terutama karena isu mengenai jadwal Pemilu 2029 sangat sensitif dalam dinamika politik nasional.

Budi Arie Tegaskan Tak Ada Kaitannya dengan Jokowi

Salah satu hal yang ditekankan Budi Arie adalah pernyataan tersebut tidak berkaitan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Penegasan itu disampaikan setelah video yang memperlihatkan Budi Arie berbicara di samping Jokowi beredar luas di media sosial. Menurut Budi Arie, analisis mengenai kemungkinan pemilu berlangsung lebih cepat merupakan pandangan dirinya sendiri. Dia pun menyatakan siap mempertanggungjawabkan pernyataan yang telah disampaikannya. "Saya siap bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi karena analisa dan pernyataan saya tersebut," ujarnya. Budi Arie kemudian mengajak seluruh pihak untuk tidak memperbesar polemik tersebut dan tetap menjaga persatuan serta kesatuan bangsa.

Pernyataan soal Pemilu 2029 Sempat Picu Spekulasi

Polemik bermula dari beredarnya sebuah rekaman video di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Budi Arie terlihat berada di samping Jokowi ketika membicarakan kemungkinan adanya momentum politik dan pemilu yang berlangsung lebih cepat. Potongan video itu kemudian menjadi perhatian publik. Pernyataan mengenai percepatan Pemilu 2029 memunculkan berbagai spekulasi mengenai arah politik nasional, termasuk kemungkinan perubahan jadwal pesta demokrasi. Namun, sampai saat ini pernyataan tersebut ditegaskan sebagai analisis pribadi Budi Arie.

Gerindra: Tak Terpengaruh Pernyataan Budi Arie

Polemik tersebut sebelumnya juga mendapat respons dari Partai Gerindra. Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso mengatakan partainya tidak terpengaruh dengan pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan pemilu dipercepat. Gerindra, kata Sugiat, saat ini masih memprioritaskan pengawalan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, pembicaraan mengenai Pemilu 2029 dinilai masih terlalu dini. Gerindra lebih memilih memastikan berbagai program pemerintahan Prabowo berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. "Hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh," kata Sugiat, Selasa (25/8).

Budi Arie Tutup Polemik dengan Pernyataan Pribadi

Permintaan maaf Budi Arie sekaligus menjadi penegasan bahwa pernyataan mengenai kemungkinan percepatan pemilu tidak dimaksudkan sebagai informasi resmi mengenai perubahan jadwal Pemilu 2029. Dia menyebut pernyataan tersebut sebagai hasil analisis dan pandangan pribadinya. Dengan klarifikasi itu, Budi Arie berusaha meredam spekulasi yang muncul setelah rekaman videonya beredar. Polemik tersebut menunjukkan betapa cepatnya pernyataan tokoh politik mengenai Pemilu 2029 berkembang menjadi isu nasional, terlebih ketika disampaikan dalam situasi yang melibatkan figur politik seperti Jokowi. Untuk saat ini, Budi Arie menyatakan siap menerima konsekuensi atas pernyataannya sekaligus meminta semua pihak menjaga persatuan dan tidak terjebak pada spekulasi yang berkembang.
Sumber
:
Berita Terkait
Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Gerindra Tak Gubris Pernyataan Ketum Projo Pemilu 2029 Dipercepat, Sugiat: Kami Fokus Kawal Pak Prabowo
Ganjar Pranowo Respons Kaesang Maju DPR dari Jateng V: Semua Warga Punya Hak, PDIP Tetap Yakin Kandang Banteng
Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Setelah GERD Kambuh Usai Penangkapan
Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang, Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polisi di Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi