Kamis, 24 September 2026

Mourinho Bongkar Alasan Real Madrid Gagal Dapatkan Rodri, Barcelona Jadi Pilihan

Muchlis - Kamis, 20 Agustus 2026 01:10 WIB
Mourinho Bongkar Alasan Real Madrid Gagal Dapatkan Rodri, Barcelona Jadi Pilihan
Jose Mourinho memberikan instruksi dari pinggir lapangan dalam persiapan laga Real Madrid kontra Inter Milan.
Topikseru.com, Madrid - Real Madrid sebenarnya sempat berada di jalur terdepan untuk mendapatkan Rodri dari Manchester City. Namun, peluang itu akhirnya sirna setelah sang gelandang memilih bergabung dengan Barcelona. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, akhirnya buka suara mengenai kegagalan tersebut. Menurut Mourinho, persoalan utama bukan terletak pada kualitas Rodri, melainkan keraguan sang pemain ketika mendapat pendekatan dari Los Blancos. Rodri kemudian resmi meninggalkan Manchester City dan menandatangani kontrak bersama Barcelona hingga Juni 2030. Transfer tersebut menjadi salah satu kepindahan terbesar pada bursa musim panas 2026.

Mourinho: Keraguan Rodri Membuat Madrid Ikut Ragu

Dalam wawancara dengan program televisi Spanyol El Chiringuito, Mourinho menjelaskan bahwa Real Madrid menginginkan pemain yang benar-benar yakin ketika mendapat kesempatan bermain di Santiago Bernabeu. Menurutnya, status Real Madrid sebagai salah satu klub terbesar dunia membuat keputusan seorang pemain seharusnya tidak berlarut-larut. "Ketika Madrid menghubungi seorang pemain, dan pemain itu seharusnya langsung bertanya: ‘Kapan saya harus datang?’" Mourinho menyebut keraguan Rodri justru menciptakan keraguan di pihak Madrid. Kondisi tersebut akhirnya membuat klub tidak melanjutkan upaya secara maksimal untuk memboyong gelandang asal Spanyol itu. "Menurut saya Real Madrid adalah klub dengan dimensi yang berbeda sehingga tidak bisa memiliki pemain yang harus berpikir dua kali untuk bergabung," ujar Mourinho. Dengan demikian, kegagalan transfer Rodri ke Real Madrid bukan karena Los Blancos menganggap sang pemain tidak berkualitas. Justru sebaliknya, Rodri sebelumnya menjadi salah satu target penting Madrid sebelum negosiasi mengalami kebuntuan.

Barcelona Menang dalam Perburuan Rodri

Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan Barcelona. Setelah pembicaraan Rodri dengan Real Madrid tidak menemui titik temu, Barcelona meningkatkan pendekatan kepada Manchester City. Blaugrana akhirnya berhasil mengamankan transfer gelandang berusia 30 tahun tersebut. Barcelona mengumumkan Rodri sebagai pemain baru dengan kontrak hingga 2030. Nilai transfernya dilaporkan mencapai sekitar 60 juta euro, ditambah sejumlah bonus berdasarkan kesepakatan kedua klub. Transfer tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Rodri bersama Manchester City. Selama berada di Inggris, ia menjadi salah satu pemain paling penting dalam sistem permainan Pep Guardiola dan membantu klub meraih sejumlah trofi besar, termasuk Liga Champions dan berbagai gelar Liga Inggris.

Rodri Punya Alasan Kuat Memilih Barcelona

Bagi Rodri, keputusan bergabung dengan Barcelona bukan sekadar persoalan transfer. Sang gelandang mengaku proyek Barcelona sangat sesuai dengan karakter dan ambisinya. Ia juga memiliki keuntungan lain karena sudah mengenal sejumlah pemain yang akan menjadi rekan setimnya. Rodri akan kembali satu ruang ganti dengan sejumlah pemain Timnas Spanyol yang sebelumnya berjuang bersamanya di Piala Dunia 2026. Nama-nama seperti Pedri, Dani Olmo, Pau Cubarsí, Gavi, Joan García, dan Lamine Yamal menjadi bagian dari kelompok yang membuat proses adaptasinya di Barcelona diyakini lebih mudah. "Saya bergabung dengan ruang ganti yang sudah sangat saya kenal, jadi hal itu akan membantu saya beradaptasi," kata Rodri. Dia bahkan bergurau bahwa tantangan pertamanya di Barcelona justru bukan soal adaptasi di lapangan. Yang perlu dihadapinya adalah candaan dari rekan-rekan setimnya pada hari-hari awal.

Rodri Jadi Amunisi Baru Barcelona

Kehadiran Rodri membuat lini tengah Barcelona mendapatkan tambahan pengalaman, kontrol permainan, dan kepemimpinan. Rodri datang dengan status yang tidak biasa. Ia merupakan pemenang Ballon d'Or 2024 sekaligus pemain penting dalam keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pada turnamen tersebut. Di Barcelona, Rodri diproyeksikan menjadi salah satu fondasi permainan tim asuhan Hansi Flick. Kehadirannya juga memiliki nilai simbolis. Barcelona mendapatkan pemain yang sebelumnya begitu dekat dengan Real Madrid, tetapi akhirnya memilih Camp Nou sebagai destinasi berikutnya.

Madrid Kehilangan Target, Mourinho Tetap Percaya Diri

Kegagalan mendapatkan Rodri memang menjadi pukulan tersendiri dalam persaingan transfer dua raksasa Spanyol. Namun, Mourinho tidak menunjukkan penyesalan berlebihan. Ia justru menegaskan bahwa Real Madrid membutuhkan pemain yang memiliki keyakinan penuh untuk membela klub tersebut. Dalam perspektif Mourinho, transfer besar bukan hanya tentang kualitas pemain, tetapi juga tentang seberapa kuat keinginan pemain untuk datang. Rodri kini sudah memilih Barcelona. Dan bagi Real Madrid, cerita tersebut menjadi pengingat bahwa dalam perburuan pemain kelas dunia, keraguan beberapa langkah saja bisa membuat sebuah transfer berbelok ke rival utama.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Fede Valverde Cedera Usai Derby Madrid, Real Madrid Kehilangan Motor Lini Tengah
Manchester City Menang 5-3 atas Sunderland, Brobbey Cetak Hat-trick
Atletico Madrid Tekuk Real Madrid 2-1, Kartu Merah Huijsen Jadi Titik Balik
Sevilla vs Barcelona 1-3: Raphinha Hattrick, Barca Makin Kokoh di Puncak
Barcelona Menang 4-2 atas Levante, Yamal Bersinar dan Adeyemi Matikan Comeback Tuan Rumah
Masterclass Hansi Flick: Transformasi Raphinha Jadi Ujung Tombak Mematikan Barcelona