Senin, 05 Oktober 2026

Chanathip Ingin Thailand Bisa Kalahkan Indonesia Lagi, Final ASEAN Cup Jadi Modal ke Piala Asia

Muchlis - Minggu, 04 Oktober 2026 23:01 WIB
Chanathip Ingin Thailand Bisa Kalahkan Indonesia Lagi, Final ASEAN Cup Jadi Modal ke Piala Asia
Chanathip Songkrasin dalam konferensi pers jelang final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026

Topikseru.com - Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand tidak hanya mempertaruhkan trofi. Bagi bintang Thailand Chanathip Songkrasin, pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), juga bisa menjadi modal penting sebelum kedua negara kembali bertemu di Piala Asia 2027.

Thailand dan Indonesia memang belum selesai saling berhadapan.

Setelah duel final FIFA ASEAN Cup 2026, kedua tim akan kembali berada dalam satu grup di Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab Saudi.

Baca Juga:

Keduanya tergabung di Grup F, bersama Jepang dan Qatar.

Situasi tersebut membuat Chanathip memiliki motivasi tambahan. Ia ingin Thailand kembali mengalahkan Indonesia sekaligus membawa kepercayaan diri itu ke pertemuan berikutnya.

"Kalau kami menang, kami akan kembali bertemu Indonesia di Piala Asia. Jadi, kemenangan ini tentunya bisa menambah kepercayaan diri kami," kata Chanathip dalam konferensi pers prapertandingan di SUGBK, Minggu (4/10/2026).

Bukan Sekadar Perebutan Trofi

Thailand datang ke Jakarta dengan target mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Namun, bagi Chanathip, arti pertandingan ini lebih luas.

Pertandingan melawan Indonesia dapat menjadi ukuran mental sebelum Thailand menghadapi persaingan yang jauh lebih berat di Piala Asia 2027.

Apalagi, Indonesia juga akan menjadi lawan mereka di turnamen tersebut.

Karena itu, kemenangan di SUGBK bisa memberikan tambahan kepercayaan diri bagi skuad Gajah Perang.

Chanathip menilai keyakinan tersebut bukan hanya dibutuhkan oleh pemain.

Kepercayaan diri juga penting bagi staf pelatih dan suporter Thailand yang akan mengikuti perjalanan tim.

"Saya percaya semua pemain di dalam tim juga sangat percaya diri dan ingin meraih kemenangan kali ini," ujarnya.

Chanathip Punya Pengalaman di Laga Besar

Chanathip bukan pemain yang asing dengan pertandingan penting melawan Indonesia.

Gelandang serang berusia 32 tahun tersebut sudah menjadi bagian dari perjalanan panjang sepak bola Thailand di kawasan Asia Tenggara.

Dia tercatat memiliki 77 caps dan 15 gol bersama tim nasional Thailand.

Pengalamannya juga dihiasi dua gelar dari total tujuh gelar yang pernah diraih Thailand di ajang Piala AFF.

Dengan pengalaman tersebut, Chanathip memahami bahwa pertandingan final memiliki tekanan yang berbeda.

Namun, ia juga menegaskan bahwa gelar FIFA ASEAN Cup tetap memiliki arti bagi Thailand.

Thailand Ingin Ciptakan Sejarah

Thailand selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.

Negara tersebut bahkan telah mengoleksi tujuh gelar Piala AFF.

Meski demikian, Chanathip tidak ingin status tersebut membuat Thailand menganggap remeh kompetisi baru yang kini mereka hadapi.

Menurutnya, FIFA ASEAN Cup tetap menjadi turnamen yang penting.

Terlebih, edisi 2026 menjadi salah satu kompetisi perdana dengan format dan penyelenggaraan FIFA yang ingin dimanfaatkan Thailand untuk mencatat sejarah.

"Ini juga merupakan pertama kalinya FIFA menyelenggarakan kompetisi seperti ini. Saya dan staf pelatih sudah berbicara. Kami ingin menciptakan sejarah. Itu yang paling penting," kata Chanathip.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Thailand tidak datang ke Jakarta hanya untuk mempertahankan reputasi.

Mereka ingin meninggalkan catatan baru dalam sejarah kompetisi ASEAN.

Ranking FIFA Thailand di Atas Indonesia

Dari sisi peringkat dunia, Thailand juga datang dengan posisi yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

Thailand berada di peringkat 93 FIFA, sementara Vietnam berada di posisi 99 dan Indonesia di peringkat 117.

Namun, peringkat FIFA tidak otomatis menentukan hasil pertandingan.

Final tetap akan ditentukan oleh performa kedua tim selama 90 menit pertandingan, termasuk kemampuan memanfaatkan peluang dan mengatasi tekanan.

Bagi Chanathip, yang paling penting adalah bagaimana Thailand mampu menerjemahkan kepercayaan diri menjadi performa di lapangan.

SUGBK Jadi Panggung Final Indonesia vs Thailand

Pertandingan Indonesia vs Thailand akan berlangsung di SUGBK pada Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.

Bagi Thailand, bermain di Jakarta berarti menghadapi atmosfer stadion yang diperkirakan dipenuhi pendukung tuan rumah.

Situasi tersebut menjadi bagian lain dari tantangan final.

Thailand harus mampu menjaga fokus ketika menghadapi tekanan suporter Indonesia sekaligus menjalankan rencana permainan yang disiapkan pelatih.

Chanathip dan rekan-rekannya kini hanya memiliki satu target: membawa pulang trofi.

Final Hari Ini, Piala Asia Menanti

Yang membuat final Indonesia vs Thailand semakin menarik adalah adanya pertemuan kedua di depan mata.

Piala Asia 2027 akan mempertemukan kembali kedua negara dalam Grup F.

Jika Thailand berhasil memenangkan final ASEAN Cup, Chanathip berharap hasil tersebut menjadi suntikan mental ketika mereka kembali berhadapan dengan Indonesia di Arab Saudi.

Namun, jika konteksnya adalah persaingan menuju Piala Asia, pertandingan Senin malam hanya menjadi satu bagian dari perjalanan panjang.

Setelah final FIFA ASEAN Cup 2026 selesai, perhatian kedua tim akan kembali tertuju pada persiapan menghadapi Jepang dan Qatar.

Karena itu, Chanathip melihat kemenangan di Jakarta bukan hanya sebagai tambahan trofi.

Ini bisa menjadi modal psikologis Thailand sebelum duel berikutnya dengan Indonesia di panggung Asia.

Kini, SUGBK menjadi tempat pertama untuk menentukan siapa yang keluar sebagai juara.

Setelah itu, Indonesia dan Thailand akan kembali bertemu dengan panggung yang lebih besar di Piala Asia 2027.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand Tembus Rp 1 Juta, Ini Daftarnya