Topikseru.com - Kejutan besar terjadi di putaran keempat Piala Liga Inggris. Fleetwood Town, klub yang berkompetisi di kasta keempat sepak bola Inggris, berhasil menyingkirkan Arsenal setelah menang 5-3 dalam adu penalti, menyusul hasil imbang 1-1 di Highbury Stadium, Selasa (27/10/2026) waktu setempat.
Kemenangan ini menjadi salah satu hasil paling mengejutkan dalam perjalanan Fleetwood di kompetisi tersebut. Di hadapan pendukung sendiri, mereka mampu menahan tekanan Arsenal sebelum memastikan tiket ke perempat final lewat babak adu penalti.
Arsenal sempat terhindar dari kekalahan pada waktu normal melalui gol Viktor Gyökeres. Namun, kartu merah yang diterima pemain muda Max Dowman pada menit ke-85 menambah rumit situasi The Gunners, yang akhirnya gagal menuntaskan pertandingan dengan kemenangan.
Baca Juga:
Pada menit ke-21, Aaron Loupalo-Bi berhasil membobol gawang Arsenal dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi modal penting bagi Fleetwood untuk menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.
Arsenal berusaha membangun serangan dan mencari celah di pertahanan tuan rumah, tetapi belum mampu menyamakan kedudukan hingga turun minum.
Bagi Fleetwood, mempertahankan keunggulan atas lawan yang memiliki pengalaman dan kedalaman skuad lebih besar menjadi tantangan tersendiri.
Sementara itu, Arsenal harus meningkatkan efektivitas serangan jika ingin menghindari tersingkir lebih awal dari Piala Liga Inggris.
Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 dan membuka kembali peluang Arsenal untuk mengendalikan pertandingan. The Gunners kemudian berusaha mencari gol kemenangan, tetapi sejumlah peluang belum berhasil dikonversi menjadi gol tambahan.
Fleetwood juga tidak membiarkan tekanan Arsenal mengakhiri perlawanan mereka.
Pertandingan berlangsung hingga waktu normal selesai tanpa gol penentu, sehingga kedua tim harus menjalani adu penalti untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke perempat final.
Pemain Arsenal berusia 16 tahun itu diusir setelah terlibat insiden dengan pemain Fleetwood. Keputusan wasit membuat Arsenal harus melanjutkan sisa pertandingan dengan 10 pemain.
Kehilangan satu pemain pada fase krusial menjadi pukulan bagi Arsenal. Meski demikian, laga tetap berlanjut hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang.
Situasi tersebut menambah tekanan menjelang adu penalti. Dalam pertandingan yang ditentukan oleh ketenangan dan ketepatan eksekusi, setiap kesalahan berpotensi mengakhiri perjalanan sebuah tim di kompetisi piala.
Arsenal mencetak gol melalui Martin Ødegaard, Kai Havertz, dan Gyökeres. Namun, tendangan Bruno Guimarães berhasil ditepis kiper Fleetwood, Jay Lynch.
Penyelamatan tersebut memberikan keuntungan besar bagi tuan rumah. Conor Haughey kemudian sukses menuntaskan eksekusi terakhir Fleetwood dan memastikan kemenangan 5-3 dalam adu penalti.
Hasil itu sekaligus mengunci tiket Fleetwood ke perempat final Piala Liga Inggris. Bagi Arsenal, kegagalan tersebut berarti perjalanan mereka di kompetisi ini berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.