Minggu, 18 Oktober 2026

Berlliana Lovell Singgung Permintaan Maaf Amat Jelangskuy, Ada Apa Sebenarnya?

Rizky Aisyah - Minggu, 18 Oktober 2026 13:01 WIB
Berlliana Lovell Singgung Permintaan Maaf Amat Jelangskuy, Ada Apa Sebenarnya?
Okezone Celebrity
Berlliana Lovell menyoroti permintaan maaf Amat Jelangskuy setelah insiden dugaan pelecehan verbal saat live TikTok. Pihak Berlliana kemudian menempuh langkah somasi melalui kuasa hukum.

Topikseru.com – Perseteruan antara selebgram Berlliana Lovell dan kreator konten Amat Jelangskuy masih menjadi sorotan. Meski Amat telah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf setelah insiden saat siaran langsung atau live TikTok, Berlliana menilai permintaan maaf tersebut belum menunjukkan ketulusan.

Persoalan ini bermula ketika Berlliana melakukan live TikTok bersama Amat. Dalam interaksi tersebut, Amat melontarkan ucapan bernada seksual yang membuat Berlliana merasa direndahkan sebagai perempuan.

Berlliana kemudian mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial. Ia mengaku terpukul dengan ucapan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya juga memiliki perasaan serta harga diri yang harus dihormati.

Baca Juga:

Amat Jelangskuy Sudah Minta Maaf

Setelah kejadian tersebut menjadi perbincangan publik, Amat Jelangskuy memberikan klarifikasi melalui sebuah video. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada Berlliana atas kegaduhan yang muncul akibat perkataannya saat live.

Dalam video klarifikasi itu, seseorang yang mengaku sebagai pemilik akun Jelangskuy turut menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa Amat kerap berbicara sembarangan tanpa memahami dampak perkataannya.

Namun, penjelasan tersebut justru menuai perhatian karena dinilai tidak sepenuhnya berfokus pada tanggung jawab atas ucapan yang dipersoalkan.

Berlliana pun menyayangkan cara permintaan maaf tersebut disampaikan. Baginya, permintaan maaf seharusnya menjadi bentuk pengakuan atas kesalahan, bukan disertai pernyataan yang terkesan membela diri atau mengecilkan persoalan.

Berlliana Nilai Permintaan Maaf Belum Tulus

Perwakilan Berlliana, Nanda Persada, menyampaikan bahwa pihaknya menilai video klarifikasi Amat masih sarat pembelaan diri. Pernyataan yang disampaikan setelah permintaan maaf juga dianggap berpotensi menyudutkan pihak yang merasa dirugikan.

Berlliana sendiri mengaku kecewa dengan sikap Amat setelah kejadian tersebut. Ia berharap permintaan maaf disampaikan dengan kesadaran penuh terhadap dampak ucapan yang telah dilontarkan.

Kasus ini kemudian berkembang menjadi perbincangan mengenai pentingnya menjaga ucapan ketika berinteraksi di media sosial, terutama dalam siaran langsung yang dapat disaksikan banyak orang.

Berlliana Lovell Layangkan Somasi

Persoalan tersebut tidak berhenti pada klarifikasi di media sosial. Pada 15 Oktober 2026, pihak Berlliana melalui kuasa hukumnya melayangkan somasi kepada Amat Jelangskuy.

Kuasa hukum Berlliana, Sapta Simon, menyebut pihaknya memberikan waktu 3 x 24 jam agar Amat menunjukkan iktikad baik dengan datang dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Jika permintaan tersebut tidak dipenuhi dalam tenggat yang diberikan, pihak Berlliana menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum berupa laporan polisi.

Pihak Berlliana juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut berdampak terhadap kondisi psikologis kliennya. Berlliana disebut merasa takut untuk kembali melakukan live dan bahkan membatalkan sejumlah pekerjaan karena tekanan yang dialaminya.

Meski demikian, somasi merupakan langkah yang ditempuh pihak Berlliana. Perkembangan selanjutnya, termasuk apakah permintaan maaf secara langsung telah dilakukan atau laporan polisi benar-benar diajukan, perlu dipastikan melalui informasi terbaru dari kedua pihak.

Kronologi Berawal dari Live TikTok

Insiden bermula ketika Berlliana dan Amat berinteraksi dalam siaran langsung TikTok. Percakapan yang awalnya berlangsung di ruang digital itu berubah menjadi polemik setelah Amat melontarkan ucapan yang dianggap tidak pantas.

Berlliana kemudian mempertanyakan perkataan tersebut dan mengungkapkan keberatannya. Setelah potongan kejadian menyebar, persoalan itu mendapat perhatian warganet.

Berlliana merasa ucapan tersebut bukan sekadar candaan karena berdampak pada perasaannya dan membuatnya merasa tidak dihargai.

Kasus ini kembali mengingatkan bahwa interaksi di media sosial tetap memiliki konsekuensi. Candaan yang dianggap biasa oleh satu pihak belum tentu dapat diterima oleh orang lain, terlebih jika menyangkut martabat dan batasan pribadi.

Hingga perkembangan pemberitaan pada 17 Oktober 2026, sorotan utama tertuju pada penilaian Berlliana terhadap permintaan maaf Amat dan langkah somasi yang ditempuh pihaknya. Publik masih menantikan apakah kedua pihak akan menyelesaikan persoalan tersebut melalui permintaan maaf langsung atau melanjutkannya ke proses hukum.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Anak Susah Makan? Kenali Penyebab GTM dan Cara Menghadapi Anak Tanpa Memaksa
Perlukah Minum Vitamin Setiap Hari? Kenali Manfaat, Risiko, dan Siapa yang Membutuhkannya
BPS Catat Pengangguran Medan 7,99 Persen, Persaingan Kerja Jadi Sorotan
Medan Produksi 1.600 Ton Sampah per Hari, 1.300 Ton Ditargetkan Diolah Jadi Listrik
Tak Ada yang Menyangka! Yadi Timo Sempat Bercanda Sebelum Tutup Usia
Ngeri! Ribuan Kasus Narkoba dan Ratusan Pencurian Terungkap di Sumut Sepanjang 2026