Sabtu, 26 September 2026

Lapas Medan Tebar 11 Ribu Lele, Panen Jagung 100 Kg untuk Warga Binaan

Agustian - Senin, 04 Mei 2026 20:17 WIB
Lapas Medan Tebar 11 Ribu Lele, Panen Jagung 100 Kg untuk Warga Binaan
Lapas Medan
Topikseru.com, Medan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Terbaru, lapas tersebut menebar 11.000 benih ikan lele dan berhasil memanen 100 kilogram jagung dari area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Kegiatan ini melibatkan langsung petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program keterampilan berbasis pertanian dan perikanan.

Fokus Pembinaan: Produktif dan Berkelanjutan

Budidaya lele dan pertanian jagung menjadi bagian dari strategi pembinaan untuk memberikan keterampilan praktis bagi para WBP. Sebanyak 11 ribu benih lele mereka tebar di kolam budidaya yang ada. Sementara itu, hasil panen jagung mencapai 100 kilogram, menjadi indikator keberhasilan program yang dijalankan secara berkelanjutan. Kepala Lapas Kelas I Medan menyebut kegiatan ini selaras dengan tema Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, yakni: "Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima.”

Bekal Kemandirian untuk Reintegrasi Sosial

Menurut pihak lapas, program ini tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga pembentukan karakter. Nilai yang ditanamkan meliputi:
  • Kedisiplinan
  • Tanggung jawab
  • Etos kerja
  • Kemandirian ekonomi
"Kami ingin membekali WBP dengan keterampilan yang bisa bermanfaat setelah kembali ke masyarakat," ujar Kepala Lapas, Senin (4/5/2026).

Peluang Usaha bagi Warga Binaan

Program pembinaan ini harapannya mampu membuka peluang usaha baru bagi para WBP setelah menyelesaikan masa pidana. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya:
  • Mengurangi risiko residivisme
  • Mendorong kemandirian ekonomi
  • Mempercepat proses reintegrasi sosial

Komitmen Pembinaan Berkelanjutan

Melalui momentum HBP ke-62, Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif dan berdampak nyata. Pemanfaatan lahan serta kolam budidaya di lingkungan lapas menjadi langkah konkret dalam menciptakan kegiatan produktif yang bernilai ekonomi.

Sumber
:
Berita Terkait
Petani Sumut Panen Raya, Bulog Serap 42,9 Ribu Ton Gabah Penguat Stok Pangan
Simeulue Wakili Aceh dalam Gerakan Tanam Nasional, Target 70.000 Hektare
Deposit Judol Hampir Rp 200 Juta, 13 Pejabat Kementan Dicopot Permanen
Bulog Sumut Salurkan 930 Ton Jagung SPHP, Harga Rp 5.000/Kg
2.114 Warga Binaan Lapas Kelas I Medan Terima Remisi Kemerdekaan, Dua Narapidana Langsung Bebas
PNM Bawa 12 Petani Karo Belajar Hidroponik, Dorong Usaha Pertanian Naik Kelas