Minggu, 27 September 2026

Mendag Zulkifli Hasan Bahas Pembentukan Satgas Impor Ilegal Bersama Kejagung

Administrator - Selasa, 16 Juli 2024 15:38 WIB
Mendag Zulkifli Hasan Bahas Pembentukan Satgas Impor Ilegal Bersama Kejagung
Satgas Impor Ilegal
TOPIKSERU.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Impor Ilegal dan membahasnya saat berkunjung ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Selasa (16/7). Dia mengatakan rencana pembentukan Satgas Impor Ilegal ini sebagai respons kondisi industri tekstil, pakaian jadi, elektronik, alas kaki, produk kecantikan, tanah air. "Beberapa hari ini saya berkoordinasi dan sengaja bertemu mendiskusikan sekaligus meminta dukungan," kata Mendag Zulkifli di Kantor Kejagung RI, Jakarta. Zulkifli menyebut alasan pembentukan satgas setelah pihaknya menemukan barang yang tidak terdata atau ilegal membanjiri pasar Indonesia. Ketua Umum PAN ini mengatakan kesimpulan tersebut dia peroleh setelah berdiskusi dengan sejumlah asosiasi, seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), hingga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). "Oleh karena itu, kami minta dukungan dari Kejagung untuk membikin tim, segera melihat ke lapangan. Bila ada temuan, tentu kami akan serahkan penegakan hukum ke Kejaksaan," ujar Zulkifli. Mendag mengaku tidak sanggup mengatasi persoalan impor ilegal masuk ke Indonesia dan melindungi industri dalam negeri. "Kan kami enggak sanggup, agar kita bisa mengurangi barang masuk yang ilegal ini untuk melindungi industri," kata Mendag. Dia menyebut selain Kejagung, Satgas Impor Ilegal terdiri dari kepolisian, kementerian terkait seperti Kementerian Perindustrian, hingga Kadin. "Lebih cepat, lebih bagus. Mudah-mudahan minggu ini karena ini sudah dalam keadaan darurat," kata Mendag menambahkan target pembentukan satgas tersebut. Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan bersinergi dengan Kemendag dalam satgas yang akan dibentuk tersebut. "Saya mengharapkan ini bukan hanya gebrakan sekali, tetapi sampai tuntas karena kami punya jaringan. Kami tahu jaringan-jaringannya, dan insya-Allah saya akan dukung apa yang disampaikan oleh Mendag, dan kami siap untuk tindakan itu, dan mungkin tidak terlalu lama kami akan turunkan tim kami," kata Burhanuddin.(antara/topikseru.com)

Sumber
:
Berita Terkait
Kejagung Sita Rp 1 Triliun dari PT PSMI, Disiapkan untuk Ganti Kerugian Negara
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya ASN BGN
Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Persoalkan Proses Penetapan Tersangka
Kejagung Periksa 16 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Program MBG BGN, Ada Belasan Direktur Perusahaan
Kejagung Periksa 9 Saksi dan Geledah Rumah di Bandung, Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Meluas
Kejati Sumut Ajukan Anggaran Tahap II Gedung Baru, Pekerjaan Finishing Tunggu Persetujuan Kejagung