Jumat, 16 Oktober 2026

Tesla Roadster Bisa Terbang dan Salto, Elon Musk Siapkan Mobil Sport Ekstrem

Muchlis - Jumat, 16 Oktober 2026 15:12 WIB
Tesla Roadster Bisa Terbang dan Salto, Elon Musk Siapkan Mobil Sport Ekstrem
Demonstrasi Tesla Roadster generasi terbaru dengan teknologi manuver ekstrem di fasilitas pengujian SpaceX

Topikseru.com - Tesla kembali mencuri perhatian lewat demonstrasi Roadster generasi terbaru yang diklaim mampu melakukan manuver tak biasa, mulai dari berguling di udara hingga melayang singkat. Jika seluruh kemampuan tersebut dapat diwujudkan dalam kendaraan produksi, mobil sport listrik ini berpotensi membawa persaingan otomotif ke level yang berbeda.

Peragaan tersebut berlangsung di fasilitas pengujian SpaceX di McGregor, Texas, Amerika Serikat, Kamis malam waktu setempat, 15 Oktober 2026. CEO Tesla, Elon Musk, menyebut Roadster sebagai kendaraan yang melampaui mobil-mobil futuristis dalam film James Bond.

Dikutip dari Autoblog, Jumat (16/10/2026), Musk kembali menonjolkan karakter Roadster sebagai kendaraan dengan teknologi yang tidak lazim ditemukan pada mobil sport konvensional.

Baca Juga:

Meski begitu, sejumlah kemampuan yang diperlihatkan dalam demonstrasi masih perlu dibedakan dari spesifikasi final kendaraan yang nantinya diproduksi dan dijual kepada konsumen.

Tesla Roadster Pamer Manuver di Luar Kebiasaan

Dalam demonstrasi tersebut, Roadster diperlihatkan melakukan sejumlah manuver ekstrem. Mobil ini diklaim dapat melaju dalam posisi terbalik pada lintasan melengkung dengan bantuan sistem kipas isap berdaya 2G.

Kendaraan itu juga diperlihatkan berguling di udara menggunakan pendorong gas dingin. Dalam adegan lain, Roadster disebut mampu melompati deretan Tesla Semi yang memiliki tinggi sekitar 4,1 meter.

Peragaan tersebut memperlihatkan arah pengembangan Roadster yang tidak hanya menitikberatkan pada akselerasi dan performa mobil listrik, tetapi juga pada teknologi pendorong dan kemampuan manuver yang menyerupai kendaraan fiksi ilmiah.

Namun, demonstrasi di lokasi pengujian belum otomatis membuktikan bahwa seluruh fitur itu akan tersedia pada versi produksi. Detail teknis, batas penggunaan, serta aspek keselamatan setiap sistem masih menjadi hal penting untuk diperjelas.

Elon Musk Sebut Roadster Lebih Gila dari Mobil James Bond

Musk sebelumnya juga membicarakan Roadster dalam podcast The Joe Rogan Experience episode #2404 yang tayang pada 1 November 2025.

Dalam percakapan tersebut, ia menggambarkan Roadster sebagai kendaraan dengan teknologi yang begitu ekstrem hingga membuatnya mempertanyakan apakah mobil itu masih layak disebut mobil biasa.

Musk membandingkan kemampuan Roadster dengan berbagai kendaraan fiktif yang muncul dalam film James Bond. Menurut dia, teknologi yang disiapkan Tesla bahkan lebih ekstrem dibandingkan jika seluruh mobil dalam film tersebut digabungkan.

Pernyataan itu memperkuat strategi promosi Roadster sebagai produk berteknologi tinggi yang menawarkan pengalaman berbeda dari mobil sport listrik pada umumnya.

Meski demikian, klaim dan pernyataan Musk tetap perlu dibaca sebagai gambaran yang disampaikan perusahaan. Performa akhir, kemampuan aktual, dan spesifikasi kendaraan baru dapat dinilai secara lebih menyeluruh setelah tersedia pengujian independen dan produk produksi.

Produksi Tesla Roadster Dijadwalkan pada 2028

Roadster generasi terbaru merupakan pengembangan ulang dari prototipe yang diperkenalkan Tesla pada 2017. Berdasarkan informasi yang disampaikan, kendaraan tersebut dijadwalkan memasuki tahap produksi pada 2028.

Jadwal tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan calon pembeli. Pengembangan mobil dengan teknologi yang tidak konvensional berpotensi membutuhkan pengujian tambahan, terutama untuk memastikan sistem pendorong, struktur kendaraan, serta fitur keselamatan dapat bekerja sesuai peruntukannya.

Karena itu, jadwal produksi yang diumumkan belum tentu berarti seluruh varian dan fitur akan tersedia pada waktu yang sama. Tesla masih perlu menjelaskan lebih rinci spesifikasi final, waktu pengiriman, dan cakupan pasar yang akan dilayani.

Tiga Varian Tesla Roadster: Performance, Thrust, dan Rocket

Tesla disebut telah membuka pemesanan Roadster dalam tiga varian dengan karakter berbeda, yakni Performance, Thrust, dan Rocket.

Varian Performance diposisikan sebagai pilihan utama untuk pengendara yang mengutamakan performa mobil sport listrik. Sementara itu, Thrust disebut dibekali pendorong tambahan untuk mendukung akselerasi.

Adapun varian Rocket digambarkan sebagai versi dengan sistem terbang penuh. Fitur inilah yang berpotensi menjadi pembeda paling mencolok, sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai keselamatan, regulasi, dan lingkungan operasionalnya.

Rincian spesifikasi, harga final, ketersediaan setiap varian, serta ketentuan pemesanan tetap perlu dikonfirmasi melalui informasi resmi Tesla. Konsumen juga perlu memastikan apakah fitur yang ditawarkan dalam demonstrasi benar-benar masuk ke dalam paket kendaraan yang dipesan.

Apakah Tesla Roadster Legal Digunakan di Jalan Raya?

Di balik teknologi ekstremnya, Musk menyatakan Roadster tetap dirancang sebagai kendaraan sungguhan yang dapat digunakan di jalan raya. Namun, ia juga mengakui bahwa legalitasnya tidak otomatis berlaku di seluruh wilayah.

Mengutip InsideEVs, Musk mengatakan dirinya belum yakin kendaraan tersebut memenuhi ketentuan hukum di setiap yurisdiksi. Artinya, status penggunaan Roadster akan bergantung pada aturan yang berlaku di masing-masing negara atau wilayah.

Fitur seperti pendorong tambahan maupun kemampuan terbang, jika benar diterapkan pada kendaraan produksi, dapat menghadapi persyaratan hukum yang berbeda dari mobil penumpang biasa.

Regulasi kendaraan bermotor, keselamatan jalan, dan aturan penerbangan bisa menjadi faktor yang harus diperhitungkan, bergantung pada teknologi yang akhirnya digunakan.

Dengan demikian, kemampuan yang diperlihatkan saat demonstrasi tidak serta-merta berarti seluruh fitur dapat diaktifkan di jalan umum.

Roadster Jadi Ujian Ambisi Teknologi Tesla

Tesla Roadster terbaru memperlihatkan ambisi perusahaan untuk melampaui batas pengembangan mobil listrik konvensional. Jika teknologi yang dipamerkan benar-benar dapat diwujudkan secara aman dan memenuhi regulasi, Roadster berpotensi menjadi salah satu proyek otomotif paling tidak biasa di pasar.

Namun, tantangan Tesla bukan hanya menghadirkan teknologi yang mengundang perhatian. Perusahaan juga perlu membuktikan bahwa kendaraan tersebut dapat diproduksi, memenuhi standar keselamatan, memiliki performa yang konsisten, dan dapat digunakan secara legal sesuai peruntukannya.

Bagi calon konsumen, pertanyaan utamanya bukan sekadar apakah Roadster bisa terbang atau melakukan salto. Hal yang lebih menentukan adalah kapan mobil ini benar-benar tersedia, berapa harga finalnya, dan fitur mana yang nantinya dapat digunakan secara nyata pada kendaraan produksi.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
BYD Bawa The New D9 dan Z9 GT ke Indonesia, Harga Tembus Rp 2,25 Miliar
BYD Seagull Generasi Kedua Mulai Dipesan, Dimensi Membesar dan Jarak Tempuh Tembus 420 Km
MG ZS Hybrid+ Masuk Medan, Harga Mulai Rp 315 Juta Bidik Konsumen yang Belum Siap Pindah ke EV
Bridgestone Rilis Merek Ban Dayton di Indonesia, Incar Pasar MPV dan SUV
Purbaya Pilih Xpeng X9 untuk Kurangi BBM, Ini Harga Mobil Listriknya
REEV Bakal Ramaikan Pasar Mobil Listrik Indonesia, Apa Bedanya dengan Hybrid?