Jumat, 25 September 2026

Gempa NTT M 7,7: Gubernur Sebut 5 Orang Meninggal, Jalan di Flores Putus dan Longsor

Muchlis - Sabtu, 15 Agustus 2026 11:17 WIB
Gempa NTT M 7,7: Gubernur Sebut 5 Orang Meninggal, Jalan di Flores Putus dan Longsor
Gempa NTT
Topikseru.com, Kupang - Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus diperbarui. Pemerintah Provinsi NTT melaporkan jumlah korban meninggal dunia kini mencapai lima orang. Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan angka tersebut berdasarkan laporan terbaru yang diterimanya saat memimpin koordinasi penanganan pascagempa bersama BMKG, BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri di Kupang, Sabtu (15/8/2026). "Berdasarkan informasi yang saya terima saat ini, jumlah korban meninggal sudah lima orang," kata Melki.

Lima Korban Tersebar di Sikka dan Manggarai

Menurut Melki, lima korban jiwa tersebut tersebar di dua wilayah di Pulau Flores. Sebanyak dua orang dilaporkan meninggal dunia di Maumere, Kabupaten Sikka, sedangkan tiga korban lainnya berada di Kabupaten Manggarai. Pemerintah masih melakukan verifikasi untuk memastikan penyebab kematian masing-masing korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat tertimpa material bangunan yang runtuh ketika gempa Nagekeo mengguncang wilayah Flores. "Tetapi, kami akan pastikan lagi penyebabnya karena apa," ujar Melki. Perbedaan angka korban dalam laporan sementara sebelumnya menunjukkan proses pendataan masih berlangsung. Pemerintah daerah akan melakukan validasi lebih lanjut sebelum menyampaikan data final mengenai korban gempa NTT.

Gubernur NTT Turun Langsung ke Flores

Melki mengatakan dirinya bersama jajaran terkait akan bertolak menuju Flores pada Sabtu siang untuk melihat langsung kondisi wilayah terdampak. Kunjungan tersebut sekaligus dilakukan untuk memperbarui informasi mengenai korban jiwa, korban luka, hingga tingkat kerusakan akibat gempa M 7,7 NTT. Menurutnya, laporan yang diterima pemerintah akan terus diperbarui setelah tim melakukan pengecekan langsung di lapangan. "Siang nanti kami akan berangkat ke Flores dan sore nanti kami sampaikan update-nya lagi, mulai dari korban jiwa serta kerusakan," katanya. Langkah tersebut dinilai penting karena kondisi di sejumlah lokasi terdampak masih dalam proses pendataan oleh tim gabungan.

Sejumlah Jalan di Flores Dilaporkan Putus

Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga berdampak terhadap infrastruktur di Pulau Flores. Melki mengatakan sejumlah ruas jalan dilaporkan putus dan mengalami longsor setelah gempa mengguncang kawasan tersebut. Kondisi itu berpotensi menghambat mobilitas masyarakat sekaligus menyulitkan proses distribusi bantuan dan penanganan darurat di sejumlah wilayah terdampak. Pemerintah bersama BPBD, tim SAR, TNI, dan Polri masih melakukan pemetaan untuk mengetahui ruas jalan yang terdampak serta tingkat kerusakannya.

Data Korban Gempa NTT Masih Diperbarui

Pemerintah Provinsi NTT menegaskan data korban dan kerusakan akibat gempa NTT masih bersifat sementara. Pemutakhiran dilakukan secara bertahap dengan menggabungkan laporan dari pemerintah daerah, tim penanggulangan bencana, tenaga medis, hingga petugas di lapangan. Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi pemerintah dan tidak menyebarkan angka korban yang belum terverifikasi. Gempa M 7,7 di Nagekeo sebelumnya juga memicu peringatan dini tsunami. Meski peringatan tersebut telah berakhir, masyarakat di wilayah terdampak tetap diminta waspada terhadap gempa susulan dan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan.
Sumber
:
Berita Terkait
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Erupsi Anak Krakatau, Gempa NTT, dan Karhutla
Pemerintah Siapkan Beasiswa untuk Ribuan Mahasiswa Korban Bencana NTT
Prabowo Ungkap Alasan Tak Langsung Datang ke Lokasi Gempa Flores, Korban Tewas 103 Orang
TNI AL Operasi Korban Gempa NTT di Atas KRI dr. Soeharso-990
PELNI dan Pelindo Buka Posko Bantuan Gempa NTT di Tanjung Priok, Angkutan Gratis 100%
481 Koli Bantuan Gempa NTT Diangkut KM Tidar, Tarif Muatan Digratiskan 100 Persen