Topikseru.com, Deli Serdang – Kepolisian menutup sementara operasional pasar malam di Jalan Perhubungan, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyusul insiden kerusakan wahana bianglala yang menyebabkan puluhan pengunjung terjebak di ketinggian pada Sabtu (11/7/2026) malam.
Penutupan dilakukan setelah polisi menemukan bahwa pasar malam tersebut diduga belum mengantongi izin keramaian meski telah beroperasi selama beberapa hari. Selain itu, insiden tersebut juga mengakibatkan seorang pekerja mengalami luka-luka saat proses penanganan di lokasi.
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan SH MH, membenarkan penghentian sementara seluruh aktivitas di area pasar malam. Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk kepentingan penyelidikan sekaligus menjamin keselamatan masyarakat.
"Izin keramaian tidak ada. Jadi, kita tutup sementara pasar malamnya," ujar Ras Maju saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (12/7/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pasar malam tersebut diketahui baru beroperasi sekitar tiga hari. Meski demikian, kegiatan hiburan tetap berlangsung sebelum seluruh persyaratan perizinan dipenuhi.
Kapolsek menegaskan, apabila pengelola tidak dapat melengkapi izin yang dipersyaratkan, kepolisian akan berkoordinasi dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) untuk mengambil langkah lanjutan.
"Kalau nantinya pengelola tidak dapat menunjukkan izin keramaian, kami akan berkoordinasi dengan Muspika setempat untuk dilakukan pembongkaran," tegasnya.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada aktivitas operasional selama pemeriksaan berlangsung serta untuk mencegah potensi terjadinya insiden serupa.
"Kami sudah memasang garis polisi di lokasi agar pengelola tidak melakukan aktivitas operasional sampai proses penyelidikan selesai," katanya.
Penutupan pasar malam ini merupakan tindak lanjut dari insiden kerusakan wahana bianglala yang terjadi pada Sabtu malam. Sedikitnya 30 pengunjung sempat terjebak di dalam gondola setelah wahana berhenti beroperasi akibat mengalami gangguan.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Satu per satu penumpang berhasil diturunkan menggunakan peralatan penyelamatan hingga seluruhnya dapat dievakuasi dengan selamat.
Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian warga yang memadati lokasi pasar malam. Beruntung, seluruh pengunjung yang terjebak berhasil diselamatkan tanpa adanya korban jiwa.
Hingga Minggu (12/7/2026), kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan wahana sekaligus memeriksa kelengkapan perizinan penyelenggara pasar malam. Selama proses tersebut berlangsung, operasional pasar malam tetap dihentikan sampai seluruh aspek keselamatan dan persyaratan administrasi dinyatakan memenuhi ketentuan yang berlaku.