Jumat, 25 September 2026

Pertumbuhan Ekonomi Padang Sidimpuan Tumbuh 4,82 Persen, Jasa Pendidikan Jadi Motor Utama

ari tanjung - Rabu, 15 Juli 2026 18:42 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Padang Sidimpuan Tumbuh 4,82 Persen, Jasa Pendidikan Jadi Motor Utama
Infografik diagram pertumbuhan ekonomi Kota Padang Sidimpuan tahun 2025 berdasarkan lapangan usaha yang menunjukkan ekonomi tumbuh 4,82 persen, dengan jasa pendidikan sebagai sektor dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 8,67 persen dan sektor konstruksi mengalami pertumbuhan negatif 0,56 persen.

Topikseru.com, Padang Sidimpuan – Perekonomian Kota Padang Sidimpuan menunjukkan tren positif sepanjang 2025.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi daerah ini tumbuh 4,82 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), didorong oleh meningkatnya aktivitas di berbagai sektor usaha, terutama jasa pendidikan, transportasi, dan perdagangan.

Kenaikan tersebut tercermin dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan yang meningkat dari Rp5,03 triliun pada 2024 menjadi Rp5,27 triliun pada 2025.

Baca Juga:

Angka tersebut menunjukkan adanya tambahan aktivitas ekonomi riil di Kota Padang Sidimpuan selama satu tahun terakhir.

Meski mencatat pertumbuhan yang cukup baik, laju ekonomi antar-sektor masih menunjukkan perbedaan. Dari 17 lapangan usaha utama, sebanyak 16 sektor berhasil mencatat pertumbuhan positif, sementara satu sektor mengalami kontraksi.

Jasa Pendidikan Catat Pertumbuhan Tertinggi

Sektor jasa pendidikan menjadi penyumbang pertumbuhan tercepat dengan kenaikan 8,67 persen. Tingginya pertumbuhan ini mengindikasikan meningkatnya aktivitas pendidikan, baik dari sisi layanan maupun permintaan masyarakat terhadap sektor tersebut.

Di posisi kedua terdapat transportasi dan pergudangan yang tumbuh 6,97 persen. Peningkatan mobilitas masyarakat serta distribusi barang diperkirakan menjadi salah satu faktor yang mendorong sektor ini berkembang lebih cepat dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, menempati posisi ketiga dengan pertumbuhan 6,49 persen. Kondisi tersebut mencerminkan masih kuatnya aktivitas konsumsi dan perdagangan di Kota Padang Sidimpuan.

Sektor Pariwisata dan Pertambangan Ikut Menguat

Beberapa sektor lain juga berhasil tumbuh di atas lima persen. Pertambangan dan penggalian mencatat pertumbuhan 5,06 persen, disusul penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 5,03 persen.

Pertumbuhan sektor akomodasi dan kuliner menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk sektor jasa yang berkaitan dengan perjalanan maupun konsumsi.

Di sisi lain, jasa kesehatan dan kegiatan sosial tumbuh 4,75 persen, sedangkan informasi dan komunikasi mencapai 4,66 persen. Kedua sektor ini tetap menjadi penopang penting seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan pemanfaatan teknologi digital.

Pertanian Tetap Bertumbuh, Industri Pengolahan Stabil

Sektor jasa keuangan dan asuransi membukukan pertumbuhan 4,51 persen, diikuti industri pengolahan sebesar 4,12 persen.

Sementara itu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan—yang masih menjadi salah satu fondasi ekonomi masyarakat—tumbuh 4 persen. Meski tidak menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, capaian tersebut menunjukkan aktivitas produksi primer tetap berjalan stabil.

Adapun sektor real estat tumbuh 3,82 persen, jasa perusahaan 3,24 persen, pengadaan listrik dan gas 3,07 persen, serta pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang sebesar 2,61 persen.

Selanjutnya, jasa lainnya mencatat pertumbuhan 2,48 persen, sedangkan administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib meningkat 2,18 persen.

Konstruksi Jadi Satu-satunya Sektor yang Terkontraksi

Di tengah dominasi pertumbuhan positif, sektor konstruksi menjadi satu-satunya lapangan usaha yang mengalami penurunan. Sepanjang 2025, sektor ini mencatat pertumbuhan minus 0,56 persen.

Kontraksi tersebut menunjukkan aktivitas pembangunan belum sekuat sektor-sektor lainnya. Meski demikian, pelemahan di sektor konstruksi belum mampu menghambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan karena ditopang oleh kinerja sektor jasa dan perdagangan.

Daftar Pertumbuhan Ekonomi Kota Padang Sidimpuan Menurut Lapangan Usaha 2025

Lapangan Usaha Pertumbuhan (%)
Jasa Pendidikan 8,67
Transportasi dan Pergudangan 6,97
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 6,49
Pertambangan dan Penggalian 5,06
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 5,03
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 4,75
Informasi dan Komunikasi 4,66
Jasa Keuangan dan Asuransi 4,51
Industri Pengolahan 4,12
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 4,00
Real Estat 3,82
Jasa Perusahaan 3,24
Pengadaan Listrik dan Gas 3,07
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang 2,61
Jasa Lainnya 2,48
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 2,18
Konstruksi -0,56
Secara keseluruhan, capaian pertumbuhan ekonomi 4,82 persen menunjukkan ekonomi Kota Padang Sidimpuan tetap bergerak positif pada 2025. Dominasi sektor jasa, perdagangan, transportasi, serta pendidikan menjadi penopang utama pertumbuhan, sementara sektor konstruksi menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian agar pertumbuhan ekonomi ke depan lebih merata di seluruh lapangan usaha.

Sumber
:
Berita Terkait
Penumpang Transportasi Sumut Meningkat pada Juni 2026, Kualanamu Catat 179.694 Penumpang Domestik
Daftar 10 Provinsi dengan Kemiskinan Tertinggi di Indonesia Maret 2026
Angkatan Kerja Sumatera Utara Mei 2026 Bertambah 28 Ribu Orang, TPT Tercatat 5,03 Persen
Data BPS Mei 2026: Rata-Rata Gaji Buruh Rp3,39 Juta, Selisih Upah Pria dan Wanita Masih Lebar
Mayoritas Warga Indonesia Masih Andalkan Layanan Tatap Muka, Pengguna Telemedisin Baru 2,4%
Sumatra Barat Pimpin Kunjungan Perpustakaan Nasional, Selisih 6,14 Poin di Atas Rata-rata Indonesia