Topikseru.com,
Medan - Masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca pada Kamis (20/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang yang berpotensi disertai petir dan angin kencang terjadi di sejumlah daerah.
Kondisi tersebut terutama perlu diwaspadai masyarakat yang berada di kawasan pantai timur, pegunungan, serta lereng timur Sumatera Utara.
Prakirawan BBMKG Wilayah I, Lestari Irine Purba, mengatakan potensi cuaca ekstrem tersebut dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.
"Wilayah pantai timur, pegunungan, dan lereng timur Sumatera Utara diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang," ujar Lestari di Medan, Rabu (19/8/2026).
Tapanuli Selatan hingga Padang Lawas Berpotensi Hujan Sedang
Berdasarkan prakiraan cuaca Sumatera Utara Kamis 20 Agustus 2026, kondisi langit pada pagi hari secara umum diprediksi berawan.
Memasuki siang hingga sore, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sejumlah daerah.
BMKG secara khusus memperkirakan Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Padang Lawas berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Kondisi cuaca kemudian diprediksi meluas pada malam hari. Hujan ringan berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara.
Sementara pada dini hari, hujan ringan diperkirakan masih berpeluang terjadi di Deli Serdang, Binjai, Langkat, dan Medan.
Hujan Disertai Angin Bisa Picu Banjir dan Longsor
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh hujan yang turun bersamaan dengan angin kencang.
Sebab, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor di kawasan yang memang memiliki tingkat kerentanan tinggi.
Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng, bantaran sungai, maupun wilayah yang rawan genangan diminta lebih berhati-hati ketika hujan berintensitas sedang hingga lebat berlangsung dalam durasi tertentu.
Suhu Sumut Bisa Mencapai 33 Derajat Celsius
Selain memprakirakan hujan, BMKG mencatat kondisi atmosfer Sumatera Utara pada Kamis cukup dinamis.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 15 hingga 33 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berkisar 60 hingga 100 persen.
Angin diprakirakan bergerak dari selatan hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 4-15 kilometer per jam.
Kondisi tersebut dapat berubah secara lokal, khususnya ketika pertumbuhan awan konvektif berkembang pada siang hingga sore hari.
Sumut Masih Berpotensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan
Peringatan BMKG tidak hanya berlaku untuk Kamis.
Lestari menyebut sebagian besar wilayah Sumatera Utara masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan.
Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah adanya belokan dan konvergensi angin di sekitar Pantai Timur Sumatera Utara.
Anomali suhu muka laut yang relatif hangat juga turut mendukung peningkatan pasokan uap air di atmosfer.
Selain itu, pertumbuhan awan hujan juga dipengaruhi belokan angin di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera serta aktivitas gelombang atmosfer.
Waspadai Hujan Lebat pada Sore hingga Malam
BMKG menjelaskan kondisi cerah hingga berawan pada pagi dan siang hari dapat membuat pemanasan permukaan berlangsung optimal.
Proses tersebut kemudian berkontribusi terhadap meningkatnya ketidakstabilan atmosfer dan memicu pertumbuhan awan konvektif.
Akibatnya, hujan yang awalnya berkembang secara lokal dapat meningkat menjadi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.
Dalam kondisi tertentu, hujan juga dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.
Potensi tersebut terutama perlu diperhatikan pada periode sore hingga malam hari.
Masyarakat Sumatera Utara pun disarankan terus mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG dan mengambil langkah antisipasi ketika kondisi langit mulai menunjukkan tanda-tanda cuaca buruk.
Berita Terkait