Jumat, 25 September 2026

Dapur SPPG Kecupak I – Pakpak Bharat, Dukung Program Makan Bergizi dan Ekonomi Lokal

Agus Supratman - Jumat, 21 Agustus 2026 14:42 WIB
Dapur SPPG Kecupak I – Pakpak Bharat, Dukung Program Makan Bergizi dan Ekonomi Lokal
Sumut
Topikseru.com, Pakpak Bharat -  Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut, Pakpak Bharat, menjadi unit keempat yang aktif beroperasi di Kabupaten Pakpak Bharat setelah sebelumnya hadir di Salak, Siempat Rube, dan Sitellu Tali Urang Jehe. Wakil Bupati Pakpak Bharat dalam kapasitasnya sebagai Ketua Satgas Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pakpak Bharat, Mutsyuhito Solin menekankan pentingnya standar operasional yang ketat dalam pengelolaan dapur SPPG. Ia meminta agar seluruh proses produksi makanan selalu mengutamakan kebersihan, higienitas, keamanan pangan, kualitas gizi, serta disiplin dalam pengolahan. Ia juga menegaskan pentingnya pemanfaatan komoditas lokal dalam setiap proses penyediaan makanan. “Dalam operasional dapur SPPG ini harus tetap mengedepankan kebersihan, higienitas, keamanan pangan, kualitas gizi, tampilan makanan, disiplin dalam pengolahan, serta pemberdayaan komoditas lokal,” tegasnya. Wabup juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap standar dan SOP, mengingat sejumlah dapur SPPG di daerah lain telah ditutup pemerintah akibat tidak memenuhi standar pemenuhan gizi serta pelanggaran prosedur keamanan pangan. Menurutnya, hal tersebut tidak boleh terjadi di Kabupaten Pakpak Bharat yang tengah berupaya meningkatkan kualitas layanan gizi masyarakat. Lebih lanjut, ia berharap keberadaan dapur SPPG dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, terutama petani dan peternak lokal. Pemanfaatan hasil pertanian dan peternakan daerah diharapkan dapat memperkuat rantai ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dapur SPPG ini diharapkan mampu menyerap dan mengutamakan penggunaan komoditas lokal, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Pakpak Bharat,” ujarnya. Pada tahap awal, Dapur SPPG Kecupak I akan melayani 737 penerima manfaat yang tersebar di 9 sekolah. Ke depan, cakupan layanan akan diperluas, termasuk untuk ibu hamil, bayi, balita, serta kelompok penerima manfaat lainnya. Secara keseluruhan, hingga saat ini Kabupaten Pakpak Bharat telah memiliki 4 dapur SPPG dengan total layanan mencapai 10.526 penerima manfaat. Sebelumnya, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, meninjau persiapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini didampingi Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Pebriandi Haloho, untuk memastikan pelayanan gizi masyarakat berjalan maksimal. Bupati Franc menegaskan komitmennya dalam mensukseskan Program Strategis Nasional (PSN) melalui pelayanan pemenuhan gizi. “Nantinya di sini akan kita jadikan sebagai dapur SPPG yang akan melayani ketersediaan Makan Bergizi Gratis di kecamatan ini. Program ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang langsung menyentuh masyarakat,” kata Bupati. Lebih lanjut, Franc menambahkan, “Dengan adanya pelayanan gizi ini, kita ingin memastikan bahwa masyarakat memperoleh asupan gizi yang baik dan terjamin.” Program SPPG tidak hanya difokuskan pada penyediaan makanan sehat, tetapi juga pada edukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola makan yang baik. Selain itu, dapur SPPG diharapkan mampu menampung hasil produk pertanian masyarakat setempat untuk diolah menjadi makanan bergizi. “Selain itu juga bisa menampung produk pertanian dari sekitarnya, baik itu sayuran, buah, hasil perikanan, peternakan, ayam, telur dan sebagainya. Sehingga kita semua dapat, bisa menikmati dari program MBG ini,” jelas Franc. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini diharapkan dapat mendukung ketahanan gizi masyarakat sekaligus memberdayakan hasil pertanian lokal.

Sumber
:
Berita Terkait
BGN Tutup Permanen Dapur SPPG Karo usai Keracunan 353 Siswa, Ini Alasannya
BGN Tutup Permanen SPPG Karo Berastagi Sempajaya, Buntut Keracunan 353 Siswa
Dirujuk ke RSCM Jakarta, Dua Korban Keracunan MBG Karo Diberangkatkan Bobby Nasution
Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo
LBH Medan Desak MBG Dihentikan: Puluhan Ribu Anak Keracunan, Korban Alami Hilang Ingatan
BGN Larang Susu Kental Manis di Menu MBG