Topikseru.com,
Tapanuli Tengah - Senyum lega kini terpancar dari wajah warga Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Akses mobilitas yang sempat terputus akibat diterjang bencana alam pada akhir November 2025 lalu akhirnya kembali terhubung.
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meresmikan langsung Jembatan Armco kombinasi Bailey di wilayah tersebut pada Kamis. Infrastruktur penyeberangan ini secara khusus menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 di Desa Parjalihotan, yang selama ini menjadi jalur krusial bagi aktivitas harian warga hingga anak-anak menuju sekolah.
"Kehadiran jembatan ini diharapkan semakin memperlancar akses masyarakat dan mendukung aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah," ujar Bobby usai prosesi peresmian di Tapanuli Tengah, Kamis (4/9/2026).
Sinergi TNI-Masyarakat dan Komitmen Pemeliharaan Periodik
Pembangunan Jembatan Bailey Parjalihotan ini merupakan buah kolaborasi manunggal antara prajurit TNI dan warga lokal. Fasilitas ini menjadi salah satu dari total 13 jembatan darurat yang dibangun secara serentak di berbagai titik terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara.
Gubernur Bobby Nasution mengapresiasi tinggi sinergi lintas elemen tersebut. Namun, ia mengingatkan agar infrastruktur yang telah selesai dibangun tidak dibiarkan tanpa perawatan. Bobby meminta dinas terkait untuk melakukan pemantauan berkala demi menjamin keamanan dan ketahanan jembatan.
"Saya minta setiap dua bulan atau tiga bulan kita cek jembatannya, kalau-kalau masih ada kekurangan boleh kita bantu penguatannya," kata Bobby.
Lebih lanjut, Bobby menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur pascabencana di Tapanuli Tengah dan daerah terdampak lainnya di Sumut tidak berhenti di sini.
Pemprov Sumut menyusun skema penanganan jangka panjang yang ditargetkan berlangsung bertahap hingga tahun 2028, mencakup perbaikan jalan hingga fasilitas umum.
Kejutan Modal Usaha Bagi Kelompok Perempuan
Tak sekadar meresmikan infrastruktur fisik, kunjungan kerja Bobby Nasution ke Tapteng juga membawa kabar gembira bagi perekonomian warga. Saat berdialog langsung dengan masyarakat setempat, Bobby menyampaikan rencana penyaluran bantuan modal usaha.
Program pemberdayaan ekonomi ini direalisasikan melalui kemitraan antara Pemerintah Provinsi Sumut dan Bank Sumut.
"Minggu depan, Pemprov Sumut dan Bank Sumut bisa memberikan modal usaha untuk ibu-ibu. Nanti kita kasih modalnya untuk 50 orang pertama, dan selanjutnya kalau usahanya bagus kita kasih lagi tambahan modalnya," jelas Bobby di hadapan warga.
Inisiatif tersebut disambut haru oleh penduduk lokal. Idasari, salah seorang warga Desa Parjalihotan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian nyata yang diberikan Pemprov Sumut terhadap daerah mereka yang sempat terisolasi.
"Terima kasih pak Gubernur atas perhatiannya, semoga kami terus diberikan perhatian seperti ini," tutur Ida.
Berita Terkait