Topikseru.com -Warga Kota Medan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir menyusul prakiraan cuaca ekstrem pada 23–25 Oktober 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menyiagakan 53 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.
Peringatan tersebut disampaikan Pemerintah Kota Medan melalui BPBD setelah adanya prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Potensi cuaca ekstrem meliputi hujan lebat, angin kencang, petir, hingga banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan personel TRC disiagakan agar dapat segera bergerak ketika terjadi keadaan darurat. Pemerintah juga memperkuat kesiapan sarana dan prasarana, termasuk perahu evakuasi serta kendaraan operasional untuk penanganan bencana. .
Baca Juga:
Jumlah Titik Banjir Belum Dipastikan
Meski ancaman banjir menjadi perhatian, jumlah titik banjir yang benar-benar terjadi di Kota Medan pada 24–25 Oktober 2026 belum dapat dipastikan berdasarkan laporan resmi yang ditemukan.
Informasi mengenai kesiapsiagaan 53 personel BPBD tidak dapat dijadikan patokan jumlah lokasi yang terdampak banjir. Karena itu, data mengenai titik genangan, wilayah terdampak, maupun jumlah warga yang harus mengungsi masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.
Warga yang ingin mengetahui kondisi terkini di wilayah tempat tinggalnya dapat memantau informasi dari BPBD Kota Medan dan pemerintah setempat.
Warga Diminta Siapkan Langkah Antisipasi
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, untuk melakukan persiapan sejak dini. Warga perlu memperhatikan perubahan ketinggian air, mengenali jalur evakuasi, serta menyiapkan dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan dasar yang mudah dibawa.
Apabila air mulai naik dan membahayakan keselamatan, warga diminta segera menuju tempat yang lebih tinggi. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak berteduh di bawah pohon atau baliho saat angin kencang dan menghindari aktivitas di luar rumah ketika cuaca memburuk.
Untuk laporan kejadian banjir atau kebutuhan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp Call Center BPBD Kota Medan di 0813-7080-0880.
Kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat menjadi penting untuk mengurangi risiko serta mempercepat penanganan apabila banjir terjadi di wilayah Kota Medan.