Rabu, 30 September 2026

IHSG Dibuka Menghijau Naik 13,73 Poin Berdiri di Level 8.398,67 di Awal Perdagangan Kamis (13/11/2025)

Mhd Rabbani - Kamis, 13 November 2025 10:15 WIB
IHSG Dibuka Menghijau Naik 13,73 Poin Berdiri di Level 8.398,67 di Awal Perdagangan Kamis (13/11/2025)
IHSG
Topikseru.com - Pada awal perdagangan Kamis (13/11/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 13,73 poin atau 0,15% ke 8.398,67 di pasar spot. Diketahui, ada sebanyak 273 saham naik 143 saham turun dan223 saham stagnan. Di mana ada tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Selain itu, indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor infrastruktur yang naik 2,12%, sektor energi naik 0,86% dan sektor barang baku yang naik 0,84%. Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor perindustrian yang turun 0,78%, sektor teknologi yang turun 0,38% dan sektor transportasi yang turun 0,24%. Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 2,88 miliar saham dengan total nilai Rp 1,33 triliun. Top gainers LQ45 pagi ini adalah: 1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) (3,39%) 2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (2,38%) 3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) (1,39%) Top losers LQ45 pagi ini adalah: 1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) (-2,38%) 2. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (-2,27%) 3. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) (-1,49%)

Analis Pasar: IHSG Masih Berpotensi Terkoreksi Terbatas dengan Level Support di 8.372

[caption id="attachment_27877" align="aligncenter" width="680"]IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri di zona hijau dengan kenaikan 0,26% ke level 8.388,57 di perdagangan Rabu (12/11/2025)[/caption] Pada perdagangan Rabu (12/11/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri di zona hijau dengan kenaikan 0,26% ke level 8.388,57. Penguatan ini terjadi setelah dua hari sebelumnya IHSG terkoreksi akibat aksi ambil untung. Kenaikan IHSG terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah ke Rp 16.717 per dolar AS. Namun, sentimen positif dari perbaikan data ekonomi domestik dan stimulus pemerintah berhasil menopang laju pasar saham. Menanggapi hal tersebut, Analis Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, mengatakan tren suku bunga yang mulai menurun serta potensi stimulus tambahan dari pemerintah menjadi katalis positif bagi pasar. “Bank Indonesia masih membuka peluang penurunan suku bunga acuan hingga 50 basis poin sampai Maret 2026. Hal ini bisa menjaga likuiditas dan mendorong aktivitas investasi,” ujarnya. Selain faktor makroekonomi, maraknya aksi korporasi seperti buyback saham, pembagian dividen interim, rights issue, private placement, hingga akuisisi emiten turut memperkuat sentimen pasar. Dari sisi global, pelaku pasar menanti rilis data pertumbuhan ekonomi Inggris kuartal III-2025 dan data produksi industri zona euro September 2025. Kedua data tersebut diperkirakan menunjukkan perbaikan moderat yang dapat mempertahankan optimisme terhadap pemulihan ekonomi Eropa. Secara teknikal, Alrich menilai IHSG masih berada di tren bullish jangka pendek hingga panjang. Indeks masih bergerak di atas MA5, MA20, dan MA50, serta didukung indikator MACD yang positif. Namun, indikator Stochastic RSI menunjukkan area overbought dan IHSG mendekati upper Bollinger Band, sehingga potensi koreksi jangka pendek masih terbuka. “IHSG berpotensi bergerak konsolidatif di kisaran 8.350–8.450. Jika menembus level 8.450 dengan volume yang cukup, peluang menuju level psikologis 8.500 terbuka,” kata Alrich. Untuk perdagangan Kamis (13/11/2025), Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham ELSA, INKP, TKIM, AKRA, dan MYOR. Sementara itu, analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG masih berpotensi terkoreksi terbatas dengan level support di 8.372 dan resistance di 8.415. “Investor juga akan mencermati pidato The Fed yang dapat memberi arah baru bagi pasar,” ujarnya. Herditya merekomendasikan saham ISAT di level Rp 2.300– Rp 2.370 per saham, JSMR Rp 3.660– Rp 3.760 per saham, dan WIRG Rp 134–Rp 155 per saham untuk perdagangan jangka pendek.

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
Analis Pasar: Besok, IHSG Memiliki Level Support di 6.371 dan 6.290