Selasa, 29 September 2026

Analis Pasar: Dengan Skenario Konservatif, IHSG Bisa Berada di Level 9.225 pada 2026

Mhd Rabbani - Kamis, 04 Desember 2025 08:39 WIB
Analis Pasar: Dengan Skenario Konservatif, IHSG Bisa Berada di Level 9.225 pada 2026
IHSG
Topikseru.com - Para analis pasar meramalkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi berada di atas level 9.000 pada tahun 2026. Sejumlah stimulus positif dari dalam negeri dan global diproyeksikan akan mendorong IHSG. Phintraco Sekuritas, misalnya, yang memproyeksikan dengan skenario konservatif, IHSG bisa berada di level 9.225 pada 2026. Sementara pada skenario agresif, IHSG berpotensi melaju ke 9.883. Head of Research and Education Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menjelaskan target tersebut mencerminkan perkirakan Price Earning Ratio (PER) IHSG berada di level 13,65 kali. Dia menjelaskan ada sejumlah sentimen yang bakal memengaruhi pergerakan IHSG pada tahun depan. Dari global, ada peluang resolusi terhadap kondisi perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dengan China serta negara lainnya. Lalu, ada peluang pemangkasan lanjutan pada suku bunga acuan The Fed untuk mendorong perbaikan ekonomi di AS. Masih dari global, adanya stimulus fiskal dan moneter China sejak kuartal IV-2025 akan mendorong transaksi domestik. ”Keduanya termasuk dalam negatif dari perang tarif yang berkepanjangan terhadap ekonomi kedua negara dan global pada umumnya,” kata Valdy kepada Kontan, Rabu (3/12/2025). Sementara dari dalam negeri, lanjut Valdy, pergerakan IHSG akan ditopang oleh upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendorong pemulihan konsumsi domestik melalui kebijakan moneter dan fiskal. “Termasuk optimalisasi belanja pemerintah untuk turut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucapnya. Sementara itu, CGS Sekuritas International memasang target IHSG di level 9.530 pada 2026. Berdasarkan emiten yang masuk pantauan mereka, P/E IHSG berada di posisi 12,2 kali. Saham pilihan CGS Sekuritas International jatuh pada BBCA, BMRI, TLKM, MIKA, CMRY, MYOR, HMSP, GGRM, BIRD dan WIIM, dengan fokus pada saham-saham yang diuntungkan oleh arus masuk asing yang lebih atau peningkatan konsumsi.

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
Analis Pasar: Besok, IHSG Memiliki Level Support di 6.371 dan 6.290