Selasa, 29 September 2026

Analis Pasar: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas dengan Support di 8.611 dan Resistance di 8.660.

Mhd Rabbani - Senin, 08 Desember 2025 07:00 WIB
Analis Pasar: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas dengan Support di 8.611 dan Resistance di 8.660.
IHSG
Topikseru.com - Pada awal pekan Senin (8/12/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat terbatas di tengah sentimen yang masih cukup konstruktif. Diketahui IHSG ditutup melemah tipis 0,09% ke level 8.632,76 pada perdagangan Jumat (5/12/2025). Menanggapi hal tersebut, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan IHSG berada dalam rentang support 8.595-8.610 dan resistance 8.650-8.700 pada Senin (8/12/2025). Menurutnya, selama IHSG mampu bertahan di atas support tersebut, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju kisaran resistance masih terbuka, meski investor tetap perlu mencermati peluang taking profit karena indeks sudah berada di area puncak. Untuk perdagangan awal pekan, Reza melihat peluang penguatan masih relatif dominan, ditopang ekspektasi rilis data domestik serta stabilnya sentimen global. Reza merekomendasikan saham WIFI dengan area beli Rp3.600-Rp3.800 per saham dan target Rp 3.950-Rp 4.200 per saham. COIN pada kisaran Rp 3.700-Rp 3.800 per saham dengan target Rp 4.120-Rp 4.500 per saham. Serta ASII yang dapat diakumulasi di Rp 6.600-Rp 6.700 per saham dengan target Rp 7.000-Rp 7.125 per saham. Sementara itu, Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas pada Senin (8/12/2025) dengan support di 8.611 dan resistance di 8.660. Ia menyebut pergerakan indeks akan dipengaruhi dinamika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, harga emas dunia, serta data makroekonomi China yang dirilis awal pekan. “Risiko volatilitas tetap perlu dicermati, terutama jika pergerakan rupiah dan harga komoditas menunjukkan pelemahan di awal pekan,” ujar Herditya. Herditya menambahkan bahwa investor juga menanti hasil FOMC Meeting yang menjadi fokus pasar global. Untuk rekomendasi saham, Herditya menyarankan ERAA di rentang harga Rp 438-Rp 448 per saham, INTP pada Rp 7.050-Rp 7.325 per saham, dan PGEO di kisaran Rp 1.310-Rp 1.415 per saham.

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
Analis Pasar: Besok, IHSG Memiliki Level Support di 6.371 dan 6.290