Topikseru.com - Upaya menemukan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 memasuki tahap yang semakin intensif. Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) terus menyisir bagian dalam kapal yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Penyisiran ke dalam badan kapal menjadi salah satu fokus utama operasi SAR setelah bangkai KM Virgo Transport 8 berada di dasar laut. Pada Minggu (20/9/2026), tim penyelam kembali menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi untuk menjalani proses identifikasi.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan pencarian masih dilakukan dengan mengerahkan unsur SAR gabungan, termasuk tim penyelam dan armada pendukung.
"Penemuan korban menjadi bagian dari kerja keras seluruh unsur SAR gabungan," kata Syafii.
Menurut Syafii, setiap korban yang ditemukan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur.
Penyelam Masuk ke Dalam Kapal yang Tenggelam
Pencarian korban KM Virgo Transport 8 tidak hanya dilakukan dari permukaan laut. Tim BSG dikerahkan untuk melakukan penyelaman langsung ke bagian dalam badan kapal.
Metode ini dilakukan karena sejumlah korban diduga masih berada di dalam bangkai kapal yang tenggelam di dasar laut.
Pada pencarian Minggu (20/9), seorang korban ditemukan tim penyelam sekitar pukul 14.14 WITA. Korban kemudian dibawa menuju KN SAR Kamajaya menggunakan sekoci sebelum dievakuasi melalui jalur udara.
Helikopter HR-3601 Basarnas kemudian digunakan untuk membawa korban menuju wilayah Banjarmasin.
Total Korban Meninggal Menjadi 10 Orang
Penemuan korban terbaru menambah jumlah korban meninggal dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 menjadi 10 orang.
Sementara itu, 108 orang telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Dengan total manifes 243 orang, sebanyak 125 korban lainnya masih dalam pencarian.
Kondisi tersebut membuat operasi SAR masih menjadi perhatian utama karena pencarian harus dilakukan di tengah tantangan medan bawah laut dan kondisi bangkai kapal.
Sebelumnya, operasi pencarian telah diperpanjang selama tujuh hari setelah memasuki hari ketujuh pencarian. Perpanjangan dilakukan untuk memberikan waktu tambahan kepada tim SAR dalam menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya.
Evakuasi Dilakukan Menggunakan Helikopter
Setelah korban berhasil dikeluarkan dari area kapal, proses evakuasi dilakukan secara bertahap.
Helikopter HR-3601 menjadi salah satu armada udara yang digunakan Basarnas dalam operasi KM Virgo Transport 8.
Sebelumnya, helikopter tersebut juga digunakan untuk mengevakuasi sejumlah korban dari lokasi kecelakaan menuju Kalimantan Selatan.
Untuk korban yang baru ditemukan, jenazah selanjutnya diserahkan kepada tim medis dan Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses identifikasi.
Tahapan tersebut penting untuk memastikan identitas korban sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
Pencarian 125 Korban Masih Berlangsung
Basarnas memastikan operasi pencarian belum dihentikan.
Tim SAR gabungan masih mengoptimalkan seluruh unsur yang tersedia, termasuk penyelam, kapal pencarian dan dukungan udara.
Kondisi bangkai KM Virgo Transport 8 yang berada di dasar laut membuat proses pencarian membutuhkan kehati-hatian tinggi.
Sebelumnya, kondisi laut dan struktur kapal menjadi tantangan tersendiri bagi penyelam. Tim harus menghadapi arus kuat, visibilitas terbatas serta kondisi kapal yang telah tenggelam.
Pemerintah dan tim SAR kini masih berupaya menemukan seluruh korban KM Virgo Transport 8. Operasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian kepada keluarga korban yang hingga kini masih menunggu kabar anggota keluarganya.
Berita Terkait