Kamis, 24 September 2026

KAI Sumut Genjot Distribusi BBM Usai Cuaca Ekstrem, Perjalanan Angkutan Ditambah Dua Kali Lipat

Muchlis - Sabtu, 06 Desember 2025 07:10 WIB
KAI Sumut Genjot Distribusi BBM Usai Cuaca Ekstrem, Perjalanan Angkutan Ditambah Dua Kali Lipat
Distribusi BBM Sumatera Utara
Topikseru.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara atau KAI Sumut mempercepat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke berbagai wilayah di Sumut setelah pasokan sempat terganggu akibat cuaca ekstrem pada akhir November 2025. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas kebutuhan energi masyarakat, industri, hingga layanan publik. Manajer Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, mengatakan operasi angkutan BBM mengalami penyesuaian signifikan sebagai respons terhadap peningkatan kebutuhan di lapangan. "KAI menambah jumlah perjalanan angkutan BBM dari sebelumnya dua perjalanan per hari menjadi empat perjalanan per hari untuk mengakomodasi permintaan Pertamina," ujar As'ad melalui keterangan tertulis, Jumat (5/12/2025).

Distribusi BBM Sumut Sempat Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem

Gangguan pasokan terjadi pada 24–27 November 2025, ketika cuaca buruk di wilayah perairan menghambat kedatangan kapal tanker Pertamina. Kondisi itu membuat stok BBM di beberapa titik, termasuk Siantar dan Kisaran, mengalami penurunan. Sebagai langkah pemulihan, KAI mengintensifkan pergerakan angkutan BBM mulai 28 November 2025 hingga saat ini. Jenis BBM yang diangkut meliputi:
  • Pertalite
  • Pertamax
  • Bio Solar

Volume Angkutan BBM Naik Hingga 1.632 KL per Hari

Selain menambah jumlah perjalanan, KAI juga meningkatkan kapasitas angkut harian. Data KAI menunjukkan:
  • Sebelum cuaca buruk: 42 gerbong ketel ≈ 1.428 KL/hari
  • Setelah intensifikasi: 48 gerbong ketel ≈ 1.632 KL/hari
Distribusi BBM melalui kereta api di Sumut melayani dua jalur utama:
  • Labuan – Siantar
  • Labuan – Kisaran
Dalam satu kali perjalanan, satu rangkaian KA membawa 21 gerbong ketel.

KAI Pastikan Pendistribusian BBM Aman Meski Cuaca Ekstrem

As’ad memastikan KAI tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam pengoperasian angkutan BBM yang memiliki risiko tinggi. "Seluruh sarana kami pastikan laik operasi. Pemeriksaan sarana dan prasarana kami lakukan secara ketat agar pendistribusian berjalan aman dan lancar," tegasnya.

Koordinasi Ketat dengan Pertamina untuk Jaga Stok Energi

KAI juga melakukan koordinasi intensif dengan Pertamina, mulai dari evaluasi stok di Terminal BBM Labuan, monitoring kebutuhan harian, hingga penyesuaian jumlah gerbong yang dioperasikan. "Penambahan perjalanan angkutan BBM merupakan langkah strategis memastikan kebutuhan energi masyarakat dan sektor industri tetap terpenuhi," tutur As’ad.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Puting Beliung Terjang Tarutung, Enam Rumah Warga Rusak
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai