Jumat, 23 Oktober 2026

KAI Divre I Sumut Angkut 85 Ribu Ton CPO hingga Triwulan III 2026, Perkuat Efisiensi Logistik

Muchlis - Jumat, 23 Oktober 2026 14:24 WIB
KAI Divre I Sumut Angkut 85 Ribu Ton CPO hingga Triwulan III 2026, Perkuat Efisiensi Logistik
Sumber: Humas KAI Divre I Sumatera Utara
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengangkut 85.785 ton minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) selama Januari-September 2026, meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 78.142 ton.

Topikseru.com, Medan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengangkut 85.785 ton minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) selama Januari-September 2026, meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 78.142 ton.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan peran angkutan kereta api dalam mendukung distribusi komoditas perkebunan dari sentra produksi menuju simpul perdagangan dan pengiriman melalui jalur laut.

"Capaian pertumbuhan ini menggambarkan peran nyata angkutan kereta api dalam mendukung distribusi komoditas perkebunan di Sumatera Utara. Dengan kapasitas angkut yang besar dalam satu rangkaian, kereta api dapat menjadi pilihan efisien, terutama untuk koridor dengan volume muatan tinggi," ujarnya.

Baca Juga:

Sebagai salah satu provinsi dengan aktivitas perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit yang masif, Sumatera Utara sangat membutuhkan dukungan logistik yang handal dari kawasan produksi menuju fasilitas pengolahan dan perdagangan. Kehadiran transportasi berbasis rel memperluas opsi logistik bagi para pelaku usaha, sekaligus membantu mengurangi beban lalu lintas di jalan raya dari tekanan kendaraan berat.

Meski demikian, peluang pengangkutan CPO dengan kereta api masih sangat besar. Data BPS Sumut mencatat produksi kelapa sawit daerah ini mencapai 8,25 juta ton pada 2025, yang berpotensi menghasilkan 1,897 juta ton CPO. Dari potensi tersebut, kereta api baru mengangkut 107.199 ton atau sekitar 5,6 persennya

Anwar mengungkapkan, salah satu tantangan dalam mengoptimalkan potensi tersebut adalah keterbatasan infrastruktur jalur rel. Dari 21 kabupaten/kota daerah penghasil sawit di Sumatera Utara, saat ini baru 7 daerah yang dilintasi jalur kereta api, di antaranya Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Simalungun, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batu Bara, dan Asahan.

Sementara itu, sejumlah daerah dengan perkebunan sawit yang luas, seperti Langkat, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara, belum terhubung dengan jaringan rel. Kondisi tersebut membuat pengembangan angkutan berbasis kereta api masih bergantung pada ketersediaan infrastruktur dan konektivitas antara kawasan produksi, fasilitas pemuatan, serta tujuan distribusi.

Saat ini, KAI Divre I Sumatera Utara mengoperasikan empat stasiun untuk mendukung pemuatan CPO, yakni Stasiun Perbaungan yang terhubung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Adolina, Stasiun Tebing Tinggi dengan PKS Pabatu, Stasiun Perlanaan dengan PKS Gunung Bayu, serta Stasiun Pulu Raja yang terhubung dengan fasilitas pengisian PKS Pulu Raja.

Keempat stasiun tersebut menjadi simpul penghubung antara fasilitas pengolahan kelapa sawit dan jaringan angkutan kereta api sebelum komoditas dikirim ke tujuan berikutnya.

"KAI Divre I Sumatera Utara terus mendorong optimalisasi angkutan barang berbasis rel untuk mendukung distribusi komoditas unggulan daerah. Melalui peningkatan keandalan layanan, pemanfaatan kapasitas sarana, serta kolaborasi erat bersama pelaku industri dan pemangku kepentingan, angkutan CPO diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap terwujudnya sistem logistik Sumatera Utara yang lebih efisien dan berdaya saing," tutup Anwar.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Pengosongan Aset PT KAI di Jalan Kemuning Medan Berlangsung Ricuh, Penghuni Bawa Obor dan Parang
Klinik Berjalan di Atas Rel, KAI Divre I Sumut Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis
KAI Perkuat Layanan Kereta Api Sumut dengan Tiga Lokomotif Tambahan
Stasiun Perbaungan Hubungkan Mobilitas Warga, Penumpang Tumbuh 19 Persen
Dari Terminal BBM ke Wilayah Konsumsi, Kereta Api Menjaga Arus Distribusi Energi
Kabut Asap Selimuti Sumut, KAI Divre I Sumut Pastikan Perjalanan Kereta Api Tetap Normal