Topikseru.com,
Bogor - Kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 tak membuat Ketua Umum PSSI Erick Thohir kehilangan keyakinan terhadap masa depan timnas Indonesia. Di tengah tekanan usai hasil buruk tersebut, Erick menegaskan kepercayaannya kepada pelatih John Herdman dan optimistis Skuad Garuda masih memiliki peluang lolos ke babak berikutnya.
Menurut Erick, kekalahan di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), harus dijadikan pelajaran penting bagi tim yang saat ini tengah menjalani proses adaptasi di bawah arahan pelatih anyar asal Kanada tersebut.
"Saya percaya sama John. Tinggal perlu adaptasi karena ini permainan yang berbeda," kata Erick Thohir kepada awak media seusai pertandingan.
Erick Thohir Akui Vietnam Tampil Lebih Siap
Erick menilai Vietnam memang pantas meraih kemenangan setelah tampil disiplin dan efektif sepanjang pertandingan. Ia menyebut tim berjuluk Golden Star Warriors datang dengan persiapan yang jauh lebih matang.
Menurutnya, Vietnam memiliki keuntungan karena menjalani pemusatan latihan dalam waktu yang lebih panjang sebelum turnamen dimulai. Selain itu, pengalaman sebagai salah satu tim tersukses di ajang Piala AFF juga menjadi faktor pembeda.
"Vietnam memang tim yang bagus dan layak diapresiasi. Mereka datang dengan persiapan matang serta memiliki mental juara," ujarnya.
Meski demikian, Erick menegaskan Indonesia tidak boleh larut dalam kekecewaan. Ia meminta seluruh pemain segera bangkit untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Adaptasi John Herdman Dinilai Masih Berjalan
Pergantian gaya bermain sejak ditangani John Herdman dinilai membutuhkan waktu agar dapat berjalan maksimal di lapangan.
Erick optimistis proses tersebut akan terus berkembang seiring bertambahnya jam terbang skuad dalam menjalani pertandingan kompetitif.
Dia juga meminta publik memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk membangun fondasi permainan yang lebih solid.
Laga Kontra Singapura Jadi Penentu Nasib Garuda
Kekalahan dari Vietnam membuat posisi Indonesia di klasemen Grup A semakin sulit. Namun peluang lolos ke babak berikutnya masih terbuka.
Erick menegaskan pertandingan melawan Singapura pada 7 Agustus 2026 akan menjadi laga yang sangat menentukan.
"Lawan Singapura kita minimal harus seri atau menang kalau ingin tetap punya peluang lolos," katanya.
Hasil positif pada pertandingan tersebut diyakini akan menjaga asa Indonesia melangkah ke fase berikutnya sekaligus menjadi momentum kebangkitan setelah kekalahan menyakitkan dari Vietnam.
Timnas Indonesia Dituntut Bangkit
Erick berharap Rizky Ridho dan rekan-rekannya mampu segera melupakan hasil buruk tersebut dan fokus melakukan evaluasi.
Menurutnya, satu kekalahan tidak boleh mematahkan semangat tim. Justru tekanan yang ada harus menjadi motivasi agar para pemain tampil lebih baik ketika menghadapi Singapura.
Dengan peluang yang masih terbuka, Skuad Garuda kini dituntut menunjukkan karakter, mental bertanding, serta kemampuan bangkit demi menjaga mimpi melaju ke babak berikutnya di Piala AFF 2026.
Berita Terkait