Topikseru.com - Atmosfer panas Belgrade sering kali menjadi kuburan bagi tim-tim raksasa Eropa. Namun pada Minggu (27/9/2026) malam, Stadion Rajko Mitić justru menjadi panggung pembuktian awal lahirnya era baru De Oranje.
Di bawah kendali taktis Xavi Hernandez, Belanda sukses mengamankan kemenangan perdana mereka dengan membungkam tuan rumah Serbia 2-1 dalam duel sengit UEFA Nations League Grup A2.
Sosok penyerang muda Mexx Meerdink mencuri panggung utama malam itu.
Baca Juga:
Lewat sepasang gol dinginnya, Meerdink tidak hanya memberikan tiga poin krusial yang membawa Belanda mengoleksi empat poin dari dua laga, tetapi juga menegaskan potensi kedalaman lini serang skuad asuhan Xavi.
Bagi Serbia, kekalahan ini makin membenamkan mereka di dasar klasemen tanpa raihan poin.
Ancaman pertama datang pada menit ke-18 melalui tembakan spekulatif Meerdink, disusul roket jarak jauh Tijjani Reijnders dua menit berselang. Namun, kiper Serbia Vanja Milinkovic-Savic masih tampil sigap di bawah mistar.
Tekanan bertubi-tubi tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Pergerakan eksplosif Crysencio Summerville di dalam kotak terlarang dipaksa berhenti secara ilegal oleh Aleksa Terzic. Wasit tanpa keraguan menunjuk titik putih.
Meerdink yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sangat dingin. Sepakan terukurnya berhasil mengoyak jala Serbia, sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 untuk kebangkitan armada De Oranje.
Berawal dari situasi kemelut di depan gawang Bart Verbruggen, Luka Jovic, yang baru masuk di awal paruh kedua, menuntaskan umpan manja Sasa Lukic lewat sepakan jarak dekat ke sudut kiri gawang.
Gol balasan tersebut membuat intensitas laga meningkat drastis.
Belanda merespons lewat tembakan voli spektakuler Ruben van Bommel pada menit ke-53 yang sayangnya hanya menghantam tiang gawang, disusul ancaman Ryan Gravenberch pada menit ke-65.
Melihat permainan yang mulai terbuka, Xavi Hernandez melepaskan jurus taktisnya pada menit ke-67 dengan memasukkan Guus Til untuk menggantikan Gravenberch.
Perjudian itu terbukti sangat instan dan mematikan.
Hanya dua menit berada di lapangan, Til menjadi kreator gol kedua Belanda pada menit ke-69.
Menerima umpan terobosan terukur dari Joey Veerman, Til memberikan umpan matang kepada Meerdink yang dengan tenang melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan gawang tanpa bisa dijangkau Milinkovic-Savic.
Serbia menggempur habis-habisan di lima menit terakhir, namun Bart Verbruggen tampil pahlawan dengan menggagalkan tembakan jarak jauh Filip Kostic pada menit ke-89 serta menepis sundulan jarak dekat Luka Jovic beberapa saat kemudian.
Di sisi lain, Milinkovic-Savic juga bekerja keras mencegah marjin gol makin lebar setelah menghentikan peluang emas Van Bommel dan tembakan Summerville di masa injury time.
Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Belanda yang bersiap menantang pemuncak klasemen sementara, Yunani, di Thessaloniki pada Jumat (2/10/2026).
Sementara itu, Serbia harus segera membenahi kedisiplinan mereka sebelum melakoni laga tandang berat melawan Jerman.
Belanda: Bart Verbruggen; Mickey van de Ven, Virgil van Dijk, Jan Paul van Hecke, Denzel Dumfries (Jurrien Timber 80'); Tijjani Reijnders (Kenneth Taylor 67'), Joey Veerman, Ryan Gravenberch (Guus Til 67'); Cody Gakpo (Ruben van Bommel 17'), Mexx Meerdink (Quinten Timber 80'), Crysencio Summerville.