Sabtu, 31 Oktober 2026

Raffi Ahmad Klarifikasi Deklarasi Sumpah Pemuda, Bantah Terlibat Atur Acara

Muchlis - Sabtu, 31 Oktober 2026 20:49 WIB
Raffi Ahmad Klarifikasi Deklarasi Sumpah Pemuda, Bantah Terlibat Atur Acara
Raffi Ahmad memberikan klarifikasi terkait kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran HI.

Topikseru.com - Kehadiran Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 ikut menjadi sorotan publik. Setelah menuai kontroversi, Raffi akhirnya memberikan penjelasan mengenai alasan dirinya datang dan sejauh mana keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.

Raffi menegaskan bahwa dirinya hanya hadir sebagai tamu undangan. Ia mengaku baru menerima informasi mengenai acara itu pada malam sebelum kegiatan berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (30/10/2026). Raffi sekaligus membantah terlibat dalam proses perencanaan maupun penyusunan acara yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.

Baca Juga:

"Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara," tulis Raffi.

Dia juga mengaku tidak mengetahui secara rinci susunan kegiatan maupun identitas seluruh pihak yang hadir. Menurutnya, kehadiran sebagai undangan tidak berarti dirinya ikut menentukan konsep atau pelaksanaan acara.

Raffi Ahmad Bantah Tahu Detail Peserta Acara

Dalam klarifikasinya, Raffi juga menyebut tidak mengetahui secara khusus siapa saja peserta yang akan hadir. Pernyataan ini muncul setelah identitas salah satu peserta berjaket almamater menjadi perbincangan di media sosial.

Peserta bernama Bayu Setiadi alias Dino belakangan mengaku bukan mahasiswa. Dalam video klarifikasi yang diunggah BEM Universitas Dian Nusantara, ia menyatakan dirinya menerima bayaran untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Pengakuan itu memicu pertanyaan publik mengenai penyelenggaraan deklarasi yang mengatasnamakan mahasiswa. Terlebih, kegiatan tersebut berlangsung sehari setelah aksi demonstrasi mahasiswa dari sejumlah universitas.

Raffi menegaskan dirinya tidak terlibat dalam penyusunan acara maupun mengetahui detail pihak-pihak yang diundang. Dengan demikian, ia meminta publik tidak mengaitkan kehadirannya dengan keputusan teknis penyelenggara.

Bantah Atur Kemunculan Merek Air Mineral

Selain persoalan peserta, Raffi turut menanggapi tudingan mengenai kemunculan salah satu merek air mineral di area kegiatan.

Dia membantah memiliki peran dalam pengaturan kemunculan merek tersebut. Menurut Raffi, gapura dan pembatas jalan yang menampilkan identitas merek sudah terpasang jauh sebelum acara berlangsung.

"Gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek tersebut sudah berdiri jauh sebelum acara dan tidak berkaitan dengan kehadiran saya," ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan di tengah polemik mengenai dugaan keterlibatan merek dalam kegiatan deklarasi. Raffi menegaskan bahwa dirinya tidak mengatur ataupun menentukan elemen tersebut.

Raffi Hormati Aspirasi Mahasiswa

Di tengah berbagai kritik yang muncul, Raffi menyatakan tetap menghormati masyarakat, khususnya mahasiswa, yang menyampaikan aspirasi pada 28 Oktober 2026.

Dia menilai kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak yang harus dihormati. Raffi juga menegaskan bahwa suara mahasiswa memiliki peran penting dalam kehidupan publik.

Ia mengaku terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun, ia berharap penilaian terhadap dirinya tetap didasarkan pada informasi yang benar, bukan tuduhan yang belum terbukti.

Willie Salim Juga Mengaku Hanya Diundang

Raffi bukan satu-satunya figur publik yang memberikan penjelasan terkait kehadiran dalam deklarasi tersebut. Kreator konten Willie Salim sebelumnya juga menyatakan bahwa dirinya datang karena mendapat undangan.

Kontroversi acara ini semakin menjadi perhatian setelah muncul pengakuan peserta yang disebut bukan mahasiswa.

Publik pun mempertanyakan proses penyelenggaraan kegiatan yang menggunakan nama mahasiswa tersebut.

Hingga kini, klarifikasi Raffi menitikberatkan pada posisi dirinya sebagai tamu undangan, bukan bagian dari pihak yang merancang acara.

Sementara itu, polemik mengenai peserta dan proses penyelenggaraan deklarasi menjadi persoalan tersendiri yang perlu dijelaskan oleh pihak penyelenggara.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Raffi Ahmad Dihantam Cancel Culture, RANS Carnival Jogja Terancam Sepi Usai Musisi dan UMKM Mundur
Le Minerale Diboikot Usai Logo Muncul di Deklarasi Sumpah Pemuda, Ini Klarifikasinya
Demo Sumpah Pemuda Memanas, Sejumlah Mahasiswa Pingsan saat Desak-desakan dengan Aparat
Massa Demo Tembus Barikade, Istana Buka Pintu Dialog
Pemerintah Respons Demo Mahasiswa, Ungkap Penanganan Karhutla hingga Anggaran Pendidikan Rp 824 Triliun
Demo Mahasiswa di Bundaran HI Memanas, Gas Air Mata Diduga Ditembakkan Usai Tameng Polisi Hilang