Sabtu, 26 September 2026

Pria Penimbang Sawit Tewas di Labura, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dan Petugas Keamanan Perusahaan

Ameq - Kamis, 18 Juni 2026 15:10 WIB
Pria Penimbang Sawit Tewas di Labura, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dan Petugas Keamanan Perusahaan
Luis David Hutabarat korban tewas di perkebunan sawit Labuhanbatu Utara yang kasusnya sedang diselidiki polisi terkait dugaan penganiayaan.

Topikseru.com, Labuhanbatu Utara – Seorang pria bernama Luis David Hutabarat ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit Dusun Lubuk Pinang, Desa Sukarame Baru, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (16/6/2026) malam.

Kematian pria yang sehari-hari bekerja sebagai penimbang buah sawit itu kini menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan adanya tindak penganiayaan yang melibatkan sejumlah oknum TNI dan petugas keamanan perusahaan perkebunan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca Juga:

Mertua korban, Salman Nainggolan, mengatakan sebelum kejadian, Luis bersama istrinya dan sejumlah warga sedang melakukan aktivitas penimbangan buah sawit di lokasi.

Menurut Salman, situasi kemudian berubah ketika sejumlah oknum TNI dan petugas keamanan perusahaan datang ke lokasi. Cekcok disebut sempat terjadi hingga berujung pada keributan.

"Menurut informasi yang kami ketahui, menantu saya diduga mengalami pengeroyokan yang menyebabkan meninggal dunia. Kami berharap kasus ini diusut secara tuntas," ujar Salman, Kamis (18/6/2026).

Salman juga menyebut salah satu pihak yang berada di lokasi kejadian merupakan anggota TNI berpangkat Sersan Mayor (Serma). Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

Sementara itu, pihak PT Angrinas Palma Nusantara membantah adanya tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Humas PT Angrinas Palma Nusantara, Hendri, mengatakan petugas keamanan perusahaan saat itu hanya mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aktivitas pencurian buah sawit.

"Petugas keamanan hanya mengamankan dua orang yang diduga mencuri buah sawit. Tidak ada penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Hendri saat memberikan keterangan di Polsek Kualuh Hulu, Polres Labuhanbatu.

Terpisah, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menegaskan pihaknya bersama TNI berkomitmen menangani kasus tersebut secara profesional dan transparan.

"Kami, TNI dan Polri, berkomitmen menangani kasus ini secara jelas, tepat, dan terang benderang sehingga ada kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat," tegas Wahyu.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait kronologi kejadian, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan pihak-pihak yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Polisi juga akan mengungkap penyebab pasti kematian korban berdasarkan hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.

Sumber
:
Berita Terkait
20.000 Peserta IKuti Fun Run 5K HUT TNI
Tiba di Priok, Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Bakal Berganti Nama KRI Sriwijaya
Sisir Selat Sunda, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
Profil Jenderal Besar AH Nasution, Arsitek Strategi Militer dan Pahlawan Nasional
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Minta Maaf Jembatan Garuda Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan
KSAD Tegaskan Tato Adat Bukan Penghalang Masuk TNI, Warga Dayak Tetap Bisa Mendaftar