Kamis, 24 September 2026

Ada Serangan Bom, 15 Polisi Tewas dan Pos Keamanan Hancur

Muchlis - Senin, 11 Mei 2026 14:08 WIB
Ada Serangan Bom, 15 Polisi Tewas dan Pos Keamanan Hancur
Serangan bom Pakistan
Topikseru.com - Sedikitnya 15 petugas kepolisian dilaporkan tewas dalam serangan bom bunuh diri yang mengguncang wilayah barat laut Pakistan. Insiden mematikan itu terjadi di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, tepatnya di Distrik Bannu, pada Sabtu (9/5/2026) malam. Media lokal Dawn melaporkan, serangan menyasar sebuah pos polisi yang saat itu dijaga oleh 18 personel aparat keamanan. Kepala Kepolisian setempat, Sajjad Khan, mengatakan ledakan besar terjadi setelah pelaku menabrakkan kendaraan berisi bahan peledak ke area pos keamanan.

Pos Polisi Hancur Akibat Ledakan

Menurut laporan awal, kendaraan yang digunakan pelaku telah dipasangi bahan peledak berkekuatan besar. Setelah ledakan terjadi, kelompok penyerang langsung melepaskan tembakan dari berbagai arah ke arah pos polisi. Ledakan dahsyat tersebut menghancurkan bangunan pos polisi dan merusak satu kendaraan lapis baja yang berada di lokasi kejadian. Tidak hanya itu, sejumlah bangunan di sekitar area serangan juga mengalami kerusakan parah akibat kuatnya gelombang ledakan. Serangan ini menjadi salah satu insiden paling mematikan terhadap aparat keamanan Pakistan dalam beberapa waktu terakhir, terutama di wilayah Khyber Pakhtunkhwa yang selama ini dikenal rawan aktivitas kelompok militan.

Operasi Penyelamatan Berlangsung Hingga Pagi

Pihak berwenang menyebut operasi penyelamatan dan evakuasi korban baru selesai dilakukan pada Minggu (10/5/2026) pagi. Tim keamanan dan petugas medis dikerahkan untuk mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan yang hancur akibat ledakan. Pasca-serangan, aparat keamanan Pakistan meningkatkan status kewaspadaan di wilayah Bannu dan sekitarnya. Polisi memperketat pengamanan dengan menambah sejumlah pos pemeriksaan di berbagai titik strategis kota. Hingga kini, belum ada kelompok yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, wilayah Khyber Pakhtunkhwa selama bertahun-tahun menjadi lokasi aktivitas kelompok ekstremis bersenjata yang kerap menyerang aparat keamanan Pakistan. Pemerintah Pakistan sebelumnya juga meningkatkan operasi keamanan di wilayah perbatasan Afghanistan untuk menekan eskalasi aksi teror yang belakangan kembali meningkat.
Sumber
:
Berita Terkait
Keterangan Tak Sinkron, Imigrasi Kualanamu Tolak Masuk WN Pakistan
Pakistan Desak AS dan Iran Kembali ke Meja Dialog, MoU Islamabad Dinilai Jadi Jalan Keluar Krisis
Pakistan Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah dengan Turkiye dan Arab Saudi Bersifat Defensif
Hore! AS dan Iran Sepakat Mengakhiri Perang, Upacara Penandatanganan Resmi di Hari Jumat di Swiss
Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Hampir Rampung
Peluang Akhiri Konflik Terbuka: Iran Kirim Proposal Negosiasi ke AS Lewat Pakistan