Kamis, 24 September 2026
Jurnalis Hilang

Jenazah Sukarman Kru KM Arupadatu I Dipulangkan ke Pandeglang Kamis

Muchlis - Kamis, 24 September 2026 01:02 WIB
Jenazah Sukarman Kru KM Arupadatu I Dipulangkan ke Pandeglang Kamis
Sejumlah barang bukti hasil tes DNA temuan Jenazah di Bengkulu yang ketetkaitan dengan pencarian rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang ditunjukan dalam konferensi pers di Mapolda Banten, Serang pada Rabu (23/9/2026). Foto: Antara

Topikseru.com - Setelah identitasnya dipastikan melalui pemeriksaan DNA, jenazah Surakman atau Sukarman (60), kru kapal cepat KM Arupadatu I, dijadwalkan dipulangkan kepada keluarga di Pandeglang, Banten, Kamis (24/9/2026).

Sukarman merupakan satu dari delapan orang yang hilang kontak setelah KM Arupadatu I bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9).

Jenazah Sukarman ditemukan di wilayah perairan Pulau Enggano, Bengkulu, sebelum kemudian menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Investigation (DVI) Pusdokkes Polri.

Baca Juga:

Jenazah Sukarman Diterbangkan dari Bengkulu ke Soetta

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan proses pemulangan akan dimulai dari Dokkes Bengkulu.

Jenazah direncanakan diterbangkan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

Setibanya di bandara, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah dan unsur terkait akan menyambut kedatangan jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga.

"Jenazah akan diberangkatkan besok dari Dokkes Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kami bersama Gubernur, unsur Basarnas, dan tim terpadu akan menyambut langsung kedatangan jenazah di bandara," kata Hengki dalam konferensi pers, Rabu (23/9).

Baca Juga:
Dari Soetta, jenazah selanjutnya akan dibawa menuju rumah duka di wilayah Pandeglang.

Identitas Dipastikan Lewat Tes DNA

Kepastian bahwa jenazah tersebut merupakan Sukarman diperoleh melalui pemeriksaan DNA.

Jenazah yang ditemukan dalam operasi SAR diberi kode PM/62/P.Enggano/01. Tim DVI Pusdokkes Polri kemudian membandingkan data postmortem jenazah dengan data antemortem dari keluarga delapan orang yang masih dalam pencarian.

Hasil pencocokan genetik menunjukkan jenazah tersebut merupakan Sukarman, yang merupakan ayah kandung Yayan, salah satu anggota keluarga kru KM Arupadatu I.

Baca Juga:
Proses identifikasi dilakukan dengan menggabungkan sejumlah data primer untuk memastikan identitas korban.

Ditemukan di Perairan Sawang Bengkok

Jenazah Sukarman sebelumnya ditemukan oleh petugas di kawasan perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Sabtu (12/9).

Saat ditemukan, jenazah belum diketahui identitasnya.

Petugas mencatat sejumlah karakteristik fisik, di antaranya tinggi badan sekitar 163 sentimeter, perkiraan usia sekitar 50 tahun, serta mengenakan celana pendek berwarna hitam.

Informasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi tim identifikasi untuk melakukan pencocokan dengan data korban yang masih dinyatakan hilang.

Setelah koordinasi antara Dokkes Polda Banten dan Polda Bengkulu, jenazah dievakuasi menggunakan pesawat Cessna menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

523 Personel Terlibat dalam Pencarian

Penemuan jenazah Sukarman menjadi perkembangan penting setelah operasi pencarian dilakukan selama berhari-hari.

Tim SAR gabungan sebelumnya mengerahkan 523 personel untuk menyisir wilayah perairan dan pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Area pencarian mencakup wilayah yang berada di sekitar Banten, Lampung, hingga Bengkulu.

Operasi tersebut dilakukan setelah KM Arupadatu I beserta seluruh penumpangnya dilaporkan hilang kontak pada 7 September 2026.

Meski pencarian telah berlangsung hingga 10 hari, tim SAR sebelumnya belum memperoleh hasil positif terkait keberadaan seluruh korban.

Delapan Orang Hilang Kontak

Total terdapat delapan orang yang berada dalam rombongan KM Arupadatu I.

Lima di antaranya merupakan jurnalis yang melakukan perjalanan untuk menjalankan tugas peliputan, yakni:

  • M Bagus Khoirunas - Kantor Berita ANTARA
  • Ari Basuki - Merdeka.com
  • Yudhistiro - iNews
  • Firdaus - Anadolu
  • Donal - jurnalis lepas
Sementara tiga orang lainnya merupakan kru dan pendamping kapal, yaitu Warta sebagai kapten, Surakman atau Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto yang berperan sebagai pemandu.

Rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, sekitar pukul 14.00 WIB pada 7 September.

Mereka diketahui melakukan perjalanan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kini, setelah proses identifikasi selesai, jenazah Sukarman akan dipulangkan ke Pandeglang untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Pemulangan tersebut menjadi salah satu tahapan lanjutan dalam penanganan tragedi hilang kontak KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda.

Editor
: Agus Supratman
SHARE:
Berita Terkait
DNA Cocok, Kru KM Arupadatu I yang Ditemukan di Enggano Teridentifikasi
Penyelam Bongkar Kamar KM Virgo, Banyak Korban Masih Terjebak di Dalam Bangkai Kapal
PUD Pasar Kota Medan Bidik Pasar Petisah Jadi Ikon Kuliner Kota Medan
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS
Tim BSG Evakuasi 3 Jenazah Lagi di Dalam Bangkai KM Virgo Transport 8
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau