Kamis, 15 Oktober 2026

Richard Tampubolon Datang ke Istana, Benarkah Bakal Jadi Wamenhan?

Muchlis - Kamis, 15 Oktober 2026 15:30 WIB
Richard Tampubolon Datang ke Istana, Benarkah Bakal Jadi Wamenhan?
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T. H. Tampubolon tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Topikseru.com - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T. H. Tampubolon mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026), di tengah kabar pelantikan sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kedatangan Richard menarik perhatian karena namanya beredar sebagai salah satu kandidat yang disebut-sebut akan mengisi posisi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan). Namun, hingga ia tiba di Istana, belum ada konfirmasi resmi mengenai jabatan yang akan diembannya.

Richard tiba sekitar pukul 13.05 WIB dengan mengenakan pakaian dinas upacara (PDU). Saat ditanya wartawan mengenai kemungkinan dirinya dilantik sebagai Wamenhan, ia tidak memberikan jawaban yang memastikan kabar tersebut.

Baca Juga:

"Saya prajurit siap ditempatkan di mana saja," kata Richard kepada wartawan.

Dia menjelaskan bahwa kedatangannya ke Istana berkaitan dengan undangan dari seorang pejabat yang menghubunginya.

Ketika kembali ditanya mengenai peluang menduduki posisi Wamenhan, Richard meminta doa agar memperoleh hasil terbaik.

"Doain yang terbaik. Siap do the best," ujarnya.

Richard Tampubolon Belum Konfirmasi Jabatan Baru

Pernyataan Richard menunjukkan kesiapannya menjalankan penugasan sebagai prajurit TNI. Namun, pernyataan tersebut tidak dapat dimaknai sebagai konfirmasi bahwa dirinya akan dilantik menjadi Wakil Menteri Pertahanan.

Hingga informasi yang tersedia saat kedatangannya, belum ada pengumuman resmi yang memastikan Richard mendapat jabatan baru dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

Karena itu, kabar mengenai penunjukannya sebagai Wamenhan masih perlu menunggu kepastian dari Presiden atau pihak berwenang.

Jika benar terjadi, perpindahan Richard dari jabatan Kasum TNI ke posisi di Kementerian Pertahanan akan menjadi perubahan penugasan yang patut dicermati.

Meski demikian, kemungkinan tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan kedatangannya ke Istana dan pernyataannya kepada wartawan.

Pangdam XXI/Radin Inten Juga Tiba di Istana

Selain Rihard, Panglima Kodam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi juga dilaporkan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan.

Kristomei dikabarkan akan dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menggantikan Letjen TNI Suharyanto. Namun, kabar tersebut juga memerlukan konfirmasi resmi sebelum dapat dinyatakan sebagai keputusan final.

Kedatangan dua perwira tinggi TNI di tengah kabar pelantikan pejabat memunculkan perhatian terhadap kemungkinan adanya perubahan di sejumlah posisi strategis pemerintahan.

Meski begitu, kehadiran mereka di Istana tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa pelantikan atau pergantian jabatan telah diputuskan.

Menunggu Keputusan Resmi Presiden Prabowo

Kabar mengenai Richard Tampubolon dan Kristomei Sianturi menjadi bagian dari dinamika penugasan pejabat di lingkungan pemerintahan.

Akan tetapi, kepastian mengenai jabatan baru keduanya tetap bergantung pada keputusan resmi Presiden Prabowo Subianto.

Sampai ada pengumuman yang terverifikasi, posisi Richard sebagai kandidat Wamenhan dan Kristomei sebagai calon Kepala BNPB perlu diperlakukan sebagai kabar yang belum dikonfirmasi.

Perkembangan selanjutnya akan menentukan apakah kedatangan kedua perwira tinggi TNI tersebut memang berkaitan dengan pelantikan pejabat baru atau agenda lain di Istana Kepresidenan.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Alim Setiawan Slamet Resmi Jadi Wamentan, Kementan Kini Punya Dua Wakil Menteri
Gibran Respons Kritik Celios soal Kinerja Pemerintah: Jadi Bahan Evaluasi
Prabowo Kerahkan 60 Ribu Personel Tangani Karhutla, 639 Hektare Lahan Masih Dipadamkan
Prabowo Telusuri Museum Nasional Indonesia Bersama Anak-anak Sekolah
Maung Garuda Bakal Dibagikan ke Semua Menteri dan Wamen, Ada Kejutan 20 Oktober
Jokowi Bertemu Prabowo di Kertanegara Saat MK Putus Gugatan Gibran, Ajudan Beberkan Isi Pembahasan