Kamis, 24 September 2026

Soal LHKPN Raffi Ahmad, KPK: Sudah Lapor, Masih Verifikasi

Muchlis - Rabu, 08 Januari 2025 22:10 WIB
Soal LHKPN Raffi Ahmad, KPK: Sudah Lapor, Masih Verifikasi
LHKPN Raffi Ahmad
TOPIKSERU.COM - KPK menyatakan bahwa Utusan Khusus Presiden RI Prabowo Subianto bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, telah menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Anggota Tim Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan saat ini LHKPN Raffi Ahmad sedang proses verifikasi. "Raffi Ahmad sudah melaporkan LHKPN-nya. Saat ini masih proses verifikasi," kata Budi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (8/1). Budi menjelaskan verifikasi tersebut untuk memastikan bahwa seluruh aset Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, itu telah tercatat dalam LHKPN. "Verifikasi untuk memastikan aset-asetnya sudah dimasukkan dalam laporan," ucap Budi. KPK mengingatkan bahwa pelaporan LHKPN bagi para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih serta kepala badan/lembaga dan utusan khusus presiden hingga tanggal 21 Januari 2025. Sebelumnya, KPK mengungkapkan bahwa pelaporan LHKPN jajaran Kabinet Merah Putih telah mencapai 72 persen, dengan jumlah 90 dari total 124 wajib lapor. Budi menerangkan rincian pelaporannya, yakni dari 52 menteri/kepala lembaga setingkat menteri, sejumlah 44 orang telah menyampaikan LHKPN. Kemudian dari 57 wakil menteri/wakil kepala lembaga setingkat menteri, sejumlah 38 orang telah menyampaikan laporan harta kekayaannya. Selanjutnya dari 15 utusan khusus/penasihat khusus/staf khusus, ada delapan orang telah melaporkan LHKPN. Budi mengatakan KPK terbuka untuk melakukan pendampingan dan bantuan dalam pengisian LHKPN apabila terdapat kendala. LHKPN sebagai instrumen pencegahan, merupakan bentuk transparansi pejabat publik atas kepemilikan aset dan hartanya. Sehingga masyarakat bisa secara terbuka ikut memantau dan melakukan pengawasan. "Hal ini menjadi perwujudan dari pelibatan masyarakat dalam pemberantasan korupsi," kata Budi.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
KPK Temukan Jejak Aliran Uang di Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri
Reaksi Nusron Wahid Buka Suara Usai Namanya Diseret Kasus HGB Summarecon KPK
Nusron Muncul dan Buka Suara soal Korupsi ATR/BPN di KPK
Medan Berkomitmen Cegah Korupsi
KPK dan Bobby Nasution Dorong Cegahan Korupsi Komprehensif
KPK Lacak Asal-Usul Setoran Rp 10 Miliar Kasus Kementerian ATR/BPN