Topikseru.com, Medan - Di tengah modernisasi transportasi perkeretaapian, masih ada satu lokomotif tua yang tetap menjalankan tugas di Sumatera Utara. Lokomotif tersebut adalah BB3027001, bagian dari seri BB302 yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan kereta api di Sumatera Utara.
Berusia sekitar 56 tahun sejak pertama kali didatangkan pada 1970, lokomotif buatan Henschel, Jerman Barat, itu kini tidak lagi menarik rangkaian kereta penumpang atau barang dalam perjalanan reguler. Fungsinya telah berubah menjadi lokomotif langsir yang mendukung aktivitas operasional di area stasiun.
Keberadaan satu unit BB302 yang masih aktif membuat lokomotif ini menjadi bagian penting dari jejak sejarah dieselisasi perkeretaapian Sumatera Utara.
Baca Juga:
Lokomotif ini didatangkan oleh Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) pada 1970, sekitar lima tahun setelah lokomotif diesel pertama hadir di Sumatera Utara pada 1965.
Menariknya, seluruh BB302 yang diproduksi untuk Indonesia memang ditempatkan di Sumatera Utara.
Dari enam unit yang dibuat oleh Henschel, seluruhnya mendapat penugasan di wilayah Sumut. Kehadiran lokomotif tersebut saat itu berkaitan erat dengan kebutuhan memperkuat angkutan komoditas perkebunan.
"BB302 menjadi bagian penting dari sejarah dieselisasi di Sumatera Utara. Lokomotif ini pernah menjadi tulang punggung perjalanan kereta api penumpang maupun barang, sekaligus menjadi identitas sarana perkeretaapian di wilayah ini," ujar Anwar di Medan, Sabtu (26/9/2026).
Dengan sejarah tersebut, BB302 bukan sekadar sarana penggerak. Lokomotif ini menjadi salah satu penanda perubahan besar dari penggunaan lokomotif uap menuju era diesel di Sumatera Utara.
Selama sekitar 25 tahun, lokomotif ini melayani angkutan penumpang sekaligus barang. Perannya tidak terlepas dari perkembangan aktivitas ekonomi di Sumatera Utara, terutama distribusi komoditas perkebunan.
Namun, usia operasional membuat kebutuhan peremajaan tidak bisa dihindari.
KAI kemudian menjalankan program modernisasi terhadap seluruh unit BB302 pada periode 1998-2000.
Mesin asli Maybach Mercedes-Benz diganti dengan mesin MTU (Motoren- und Turbinen-Union).
Perubahan itu membuat kemampuan tenaga BB302 meningkat cukup signifikan.
Jika sebelumnya lokomotif menghasilkan daya sekitar 900 HP, setelah menggunakan mesin MTU daya keluarannya meningkat menjadi 1.200 HP.
Sementara itu, kecepatan maksimum lokomotif berada di angka 80 kilometer per jam.
Modernisasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan performa sekaligus memperpanjang usia pemakaian BB302.