Minggu, 27 September 2026

BB302, Lokomotif Ikonik Sumut yang Kini Tinggal Satu Unit dan Masih Aktif

Muchlis - Sabtu, 26 September 2026 21:35 WIB
BB302, Lokomotif Ikonik Sumut yang Kini Tinggal Satu Unit dan Masih Aktif
Foto: Dok.Humas KAI Sumut
BB302 merupakan lokomotif legendaris KAI Divre I Sumatera Utara. Dari enam unit, kini hanya BB3027001 yang masih aktif untuk dinas langsir.

Topikseru.com, Medan - Di tengah modernisasi transportasi perkeretaapian, masih ada satu lokomotif tua yang tetap menjalankan tugas di Sumatera Utara. Lokomotif tersebut adalah BB3027001, bagian dari seri BB302 yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan kereta api di Sumatera Utara.

Berusia sekitar 56 tahun sejak pertama kali didatangkan pada 1970, lokomotif buatan Henschel, Jerman Barat, itu kini tidak lagi menarik rangkaian kereta penumpang atau barang dalam perjalanan reguler. Fungsinya telah berubah menjadi lokomotif langsir yang mendukung aktivitas operasional di area stasiun.

Keberadaan satu unit BB302 yang masih aktif membuat lokomotif ini menjadi bagian penting dari jejak sejarah dieselisasi perkeretaapian Sumatera Utara.

Baca Juga:

Enam Unit BB302, Semuanya Ditempatkan di Sumatera Utara

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo menjelaskan BB302 memiliki posisi khusus dalam sejarah perkeretaapian di wilayah tersebut.

Lokomotif ini didatangkan oleh Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) pada 1970, sekitar lima tahun setelah lokomotif diesel pertama hadir di Sumatera Utara pada 1965.

Menariknya, seluruh BB302 yang diproduksi untuk Indonesia memang ditempatkan di Sumatera Utara.

Dari enam unit yang dibuat oleh Henschel, seluruhnya mendapat penugasan di wilayah Sumut. Kehadiran lokomotif tersebut saat itu berkaitan erat dengan kebutuhan memperkuat angkutan komoditas perkebunan.

"BB302 menjadi bagian penting dari sejarah dieselisasi di Sumatera Utara. Lokomotif ini pernah menjadi tulang punggung perjalanan kereta api penumpang maupun barang, sekaligus menjadi identitas sarana perkeretaapian di wilayah ini," ujar Anwar di Medan, Sabtu (26/9/2026).

Dengan sejarah tersebut, BB302 bukan sekadar sarana penggerak. Lokomotif ini menjadi salah satu penanda perubahan besar dari penggunaan lokomotif uap menuju era diesel di Sumatera Utara.

Pernah Jadi Penggerak Kereta Penumpang dan Barang

Pada masa operasionalnya, BB302 digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan perjalanan kereta api.

Selama sekitar 25 tahun, lokomotif ini melayani angkutan penumpang sekaligus barang. Perannya tidak terlepas dari perkembangan aktivitas ekonomi di Sumatera Utara, terutama distribusi komoditas perkebunan.

Namun, usia operasional membuat kebutuhan peremajaan tidak bisa dihindari.

KAI kemudian menjalankan program modernisasi terhadap seluruh unit BB302 pada periode 1998-2000.

Mesin Lama Diganti, Tenaga Naik 300 HP

Salah satu perubahan paling penting dalam proses modernisasi tersebut berada pada bagian mesin.

Mesin asli Maybach Mercedes-Benz diganti dengan mesin MTU (Motoren- und Turbinen-Union).

Perubahan itu membuat kemampuan tenaga BB302 meningkat cukup signifikan.

Jika sebelumnya lokomotif menghasilkan daya sekitar 900 HP, setelah menggunakan mesin MTU daya keluarannya meningkat menjadi 1.200 HP.

Sementara itu, kecepatan maksimum lokomotif berada di angka 80 kilometer per jam.

Modernisasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan performa sekaligus memperpanjang usia pemakaian BB302.

Kini BB3027001 Hanya Bertugas untuk Langsir

Dari enam unit yang pernah menjadi bagian dari sejarah perkeretaapian Sumatera Utara, kini hanya BB3027001 yang masih aktif berdinas di wilayah KAI Divre I Sumut.

Tugasnya pun sudah berbeda dibandingkan masa kejayaannya.

BB3027001 kini digunakan untuk dinas langsir, yakni membantu aktivitas pemindahan atau penyusunan rangkaian kereta di area stasiun.

Meski tidak lagi menjalankan tugas perjalanan jarak jauh seperti pada masa sebelumnya, keberadaannya tetap menjadi bagian dari aktivitas operasional KAI Divre I Sumatera Utara.

Kondisi tersebut membuat BB3027001 berada pada posisi unik: sebuah lokomotif berusia puluhan tahun yang masih memiliki fungsi operasional sekaligus nilai sejarah.

Livery Vintage PJKA Jadi Ciri Khas

Ada satu hal lain yang membuat BB3027001 mudah dikenali.

Lokomotif tersebut tampil dengan livery vintage berwarna kuning-hijau, yang mengingatkan pada era Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).

Tampilan tersebut memberikan karakter berbeda dibandingkan lokomotif modern yang kini digunakan untuk mendukung layanan perkeretaapian.

Bagi penggemar kereta api, keberadaan BB3027001 bukan hanya tentang mesin diesel tua yang masih bergerak. Lokomotif ini juga menjadi salah satu bagian visual dari perjalanan panjang sejarah kereta api Indonesia.

KAI Pertahankan BB302 sebagai Bagian Sejarah

KAI Divre I Sumut menyatakan keberadaan BB302 tetap dirawat sebagai bagian dari upaya menjaga sarana bersejarah.

Anwar mengatakan lokomotif tersebut menjadi pengingat perjalanan panjang modernisasi perkeretaapian di Sumatera Utara.

"Hadirnya BB302 yang kini bertugas untuk dinas langsir menjadi pengingat perjalanan panjang modernisasi perkeretaapian di Sumatera Utara. KAI berkomitmen menjaga dan merawat sarana bersejarah ini sebagai bagian dari pelestarian warisan perkeretaapian Indonesia yang tetap memberikan nilai tambah bagi operasional hingga saat ini," kata Anwar.

Di tengah jaringan kereta api Sumatera Utara yang terus berkembang, keberadaan BB3027001 memperlihatkan sisi lain dari perjalanan industri perkeretaapian: teknologi boleh berubah, tetapi sebagian peninggalan masa lalu masih dapat bertahan dan menjalankan fungsi hingga hari ini.

KAI sendiri terus memperkuat layanan dan perawatan sarana di Sumatera Utara. Pada Semester I 2026, KAI Divre I Sumut melayani lebih dari 1,39 juta pelanggan, sementara Balai Yasa Pulubrayan terus menjalankan program perawatan sarana untuk menjaga keandalan operasional.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Anggota KKB Diduga Terlibat Penembakan ASN di Yahukimo Ditangkap, 3 Amunisi Disita
Rotasi Pejabat Kemenkeu Dipersoalkan, Bimo Wijayanto Soroti
Efisiensi Biometrik Stasiun Medan: Layanan Pemindaian Wajah KAI Pangkas Biaya dan Kertas
Menkeu Suahasil Nazara Buka Suara Soal Perombakan Bea Cukai Warisan Purbaya
Dituduh Atur Pita Cukai Rokok, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun Buka Suara
KPK Benarkan Ruangan Dirjen Bea Cukai Sempat Disegel, Segel Hilang Sebelum Digeledah