Topikseru.com, Medan – Rangkaian Hari Karantina Indonesia ke-149 dan HUT ke-3 Badan Karantina Indonesia di Sumatera Utara diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari bazar UMKM, vaksinasi rabies, donor darah, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Salah satu kegiatan yang paling menyedot perhatian adalah bazar yang melibatkan 31 pelaku UMKM. Dalam satu hari pelaksanaan, total penjualan bazar tercatat mencapai Rp147.172.000.
Bazar tersebut menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dan produk olahan UMKM lokal. Selain memberi ruang pemasaran bagi pelaku usaha, kegiatan itu juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh produk langsung dari pelaku usaha.
Baca Juga:
Kepala Balai Besar Karantina Sumatera Utara Andi PM Yusmanto AM mengatakan, peringatan Hari Karantina diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Dukungan terhadap UMKM, pelayanan kesehatan, dan kepedulian sosial merupakan bagian dari upaya membangun sinergi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujarnya di Medan, Rabu (14/10/2026).
Selain bazar, Karantina Sumatera Utara juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi rabies gratis bagi hewan kesayangan.
Sebanyak 73 ekor anjing dan kucing mendapatkan pemeriksaan serta vaksinasi rabies. Satu ekor hewan lainnya juga mendapatkan pengobatan.
Layanan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan sekaligus mencegah penyebaran penyakit seperti rabies.
Kegiatan sosial lain dilakukan melalui donor darah di sejumlah unit kerja Karantina Sumatera Utara.
Dari seluruh titik pelaksanaan, terkumpul sebanyak 295 kantong darah.
Rinciannya, Kantor Induk mengumpulkan 56 kantong, Satuan Pelayanan Belawan 65 kantong, Kualanamu 60 kantong, Tanjung Balai Asahan 53 kantong, Sibolga 46 kantong, dan SM Raja 15 kantong.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Rangkaian kegiatan tersebut mengusung tema "Dari Penjaga Gerbang ke Diplomasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas".
Melalui tema itu, Karantina Sumatera Utara menegaskan bahwa peran karantina tidak hanya berkaitan dengan pengawasan lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya.
Karantina juga didorong untuk memberikan manfaat yang lebih luas melalui dukungan terhadap pelaku usaha, fasilitasi perdagangan, pelayanan publik, serta kegiatan sosial di tengah masyarakat.