Topikseru.com, Deli Serdang - Sembilan agenda penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu menuju sejumlah tujuan mengalami penundaan, Kamis (15/10/2026). Sedangkan dua penerbangan dibatalkan. Penundaan dan pembatalan disebut terjadi karena kabut asap menyelimuti bandara dan kondisi cuaca belum membaik.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, penerbangan yang terdampak melayani rute Gunungsitoli, Sibolga, Batam, Lhokseumawe, dan Penang, Malaysia. Jadwal keberangkatan dan kedatangan sejumlah penerbangan pun molor.
Staf Humas PT Angkasa Pura Aviasi, Muhammad Zul Andrika, membenarkan sejumlah penerbangan dari Bandara Kualanamu mengalami penundaan akibat kabut asap.
Baca Juga:
Penundaan dan pembatalan penerbangan sejumlah maskapai di Bandara Kualanamu pada Kamis, 15 Oktober 2026.
1. SI 7134 KNO-JHN, SCD 07.00, FDW (Cuaca) : UFN GATE 5 UPDATE
2. IU 996 KNO-BTJ, SCD 09:00, FDL (Operasional) 09:20 (20 Menit) GATE 7 FDP
3. SQ 991 KNO-SIN, SCD 08:50, FDW (Cuaca) 09:15 (25 Menit) GATE 2 FDP
4. QG 925 KNO-BTH, SCD 09:35, FDW (Cuaca) 13:05 (3 Jam 30 Menit) GATE 10 UPDATE
5. IU 833 KNO-PKU, SCD 09:00, FDL (Operasional) 09:20 (20 Menit) GATE 7 FDP
6. IW 1248 KNO-GNS, SCD 09:20, FDW (Cuaca) : UFN GATE 5 FDP
7. IW 2258 KNO-FLZ, SCD 10:10, FDW (Cuaca) : UFN GATE 5
8. JT 972 KNO-BTH, SCD 12:10, FDL (Operasional) 13:00 (50 Menit) GATE 7
9. JT 385 KNO-CGK, SCD 13:00, DLT (Teknikal) 16:35 (3 Jam 35 Menit) GATE 8
Sedangkanpenerbangan batal dari Bandara Kualanamu, antara lain:
1. SI 7134 KNO-JHN, SCD 07:00 Gate 5 FCL Bad Weather/Updated
(HN adalah kode IATA untuk Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (dikenal juga sebagai Bandara Bukit Malintang) yang terletak di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara)
2. SI 7307 KNO-TXE, SCD 11:40 Gate 5 FCL Bad Weather/ Updated (Kode penerbangan TXE adalah kode IATA untuk Bandar Udara Rembele Gampong Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh (melayani wilayah Takengon dan Kabupaten Aceh Tengah).
Sementara itu, di hari kedua Kualitas udara di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (15/10/2025) masuk kategori tidak sehat imbas kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana mengatakan pihaknya memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas yang terbawa angin ke wilayah Sumatera Utara.
Kondisi real-time Kamis (15/10/2025) pagi ini:
• Kota Medan: MIST / Kabut Asap - Suhu 26°C, kelembapan 96-97%, angin pelan 3 km/jam
• Kualitas Udara: AQI 175 (Tidak Sehat), polutan utama PM2.5
• ISPU versi AQMS DLH Medan: 136 di Pinang Baris (Tidak Sehat), 83 di Jl. AH Nasution (Sedang)
• Jarak pandang turun jadi 1-4 Km di beberapa wilayah Sumut 84242eab89a25a89
Melvi menjelaskan, penyebab: Bukan dari Medan sendiri. BMKG Wilayah I Medan konfirmasi tidak ada hotspot di Sumut, tapi ini asap kiriman karhutla dari Riau, Jambi, Sumsel terbawa angin Timur-Tenggara ke Barat Laut 89a2.
Pemko Medan & BMKG, kata Melvi menghimbau, DLH Medan sudah imbau warga kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat udara tampak pekat atau jarak pandang menurun, dan wajib pakai masker standar jika terpaksa keluar c67d.
Melvi menyarankan, agar pertama, Jalan pagi ditunda sampai siang jam 10-11, karena prakiraan hujan ringan jam 11 akan sedikit membersihkan udara.