Rabu, 23 September 2026

Ketua Komisi XIII DPR Nilai Ferry Irwandi Layak Diapresiasi Negara atas Aksi Kemanusiaan

Muchlis - Rabu, 17 Desember 2025 07:01 WIB
Ketua Komisi XIII DPR Nilai Ferry Irwandi Layak Diapresiasi Negara atas Aksi Kemanusiaan
Ferry Irwandi diapresiasi negara
Topikseru.com - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menilai kreator konten Ferry Irwandi layak mendapatkan apresiasi dari negara, termasuk dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Penilaian itu didasarkan pada kontribusi Ferry dalam aksi kemanusiaan saat tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Willy menyebut, keterlibatan Ferry Irwandi dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya semangat gotong royong dan solidaritas sosial. "Mari kita menjadi bangsa yang pemaaf, kemudian menjadi bangsa yang tidak pelit memberikan apresiasi. Salah satunya kepada Ferry Irwandi," ujar Willy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Transparan dan Mengedepankan Gotong Royong

Willy menilai, Ferry tidak hanya berperan dalam penggalangan dana bagi korban bencana, tetapi juga menyalurkan bantuan secara terbuka dan transparan. Hal itu, kata dia, menjadi contoh konkret praktik nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai mitra kerja BPIP, Komisi XIII DPR memandang aksi kemanusiaan yang dilakukan Ferry Irwandi mencerminkan nilai gotong royong, yang merupakan salah satu fondasi utama ideologi Pancasila.

Dorong BPIP Apresiasi Figur Teladan

Willy menyampaikan bahwa BPIP dapat memberikan apresiasi tidak hanya kepada kreator konten, tetapi juga kepada figur-figur lain dari berbagai sektor yang merepresentasikan nilai Pancasila. Figur tersebut, menurut dia, dapat berasal dari kalangan polisi, tentara, bidan, dokter, guru, birokrat, aparatur sipil negara, pekerja swasta, hingga aktivis sosial. Dia menilai, pemberian penghargaan kepada figur-figur tersebut dapat menjadi sarana BPIP untuk menghadirkan contoh nyata pengamalan Pancasila di tengah masyarakat. "Dengan cara itu, BPIP bisa berperan sebagai katalisator perubahan struktural, kultural, dan natural," kata Willy. Menurut dia, Pancasila merupakan pelumas yang mampu menggerakkan ketiga perubahan tersebut secara bersamaan, sehingga nilai-nilainya tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Ketok Pagu Anggaran Kementan 2027 Rp 28,02 Triliun, DPR Fokus Swasembada Pangan
Dituduh Atur Pita Cukai Rokok, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun Buka Suara
Prabowo Ingin Leburkan BMKG dan Badan Geologi, Puan Maharani Beri Catatan Penting
DPR Belum Buka Draf RUU Perampasan Aset, Khawatir Muncul Salah Tafsir
DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember 2026, Dasco Siap Mundur Jika Gagal
25 Soal Cerdas Cermat 17 Agustus Tingkat SMP untuk HUT ke-81 RI 2026