Topikseru.com - Komisi IV DPR RI secara resmi mengetok persetujuan pagu anggaran Kementan 2027 sebesar Rp 28,02 triliun (Rp 28.019.999.355.000). Alokasi belanja negara ini difokuskan untuk mempercepat peningkatan produksi pertanian serta memperkokoh fondasi swasembada pangan nasional yang berkelanjutan dan menyejahterakan para petani.
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang membahas penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Persetujuan Pagu Tanpa Perubahan
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, atau yang akrab disapa Titiek Soeharto Komisi IV DPR, menyampaikan bahwa angka yang disepakati merujuk pada hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengenai RUU APBN TA 2027.
"Komisi IV DPR RI menyetujui Pagu Anggaran Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2027 berdasarkan surat Badan Anggaran DPR RI tanggal 9 September 2026 sesuai hasil pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2027 oleh Badan Anggaran DPR RI sebesar Rp 28.019.999.355.000," ujar Titiek saat membacakan hasil keputusan rapat.
Besaran anggaran Kementerian Pertanian 2027 ini konsisten dan tidak mengalami perubahan dari kesepakatan awal yang digodok pada awal September 2026.
DPR berharap pagu anggaran tersebut dialokasikan secara optimal untuk membiayai sarana produksi, prasarana fisik, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor pertanian di seluruh pelosok negeri.
Postur dan Rincian Alokasi Program Strategis
Dalam struktur pemanfaatan dana tersebut, porsi terbesar dikucurkan untuk memperkuat ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Berikut adalah rincian alokasi anggaran berdasarkan program prioritas:
- Program Ketersediaan, Akses, dan Konsumsi Pangan Berkualitas: Rp 15,12 triliun
- Program Dukungan Manajemen: Rp 8,66 triliun
- Program Nilai Tambah dan Daya Saing Industri: Rp 3,12 triliun
- Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi: Rp 1,12 triliun
Hasil pembahasan RKA Kementan TA 2027 ini selanjutnya diteruskan kepada Badan Anggaran DPR RI untuk diproses dalam tahap penetapan final APBN.
Jaminan Stok Beras Aman Sepanjang 2026
Dalam kesempatan yang sama, Mentan Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengawalan serta dukungan legislatif terhadap berbagai agenda kerja Kementan.
Amran menyoroti sinergi yang terjalin dalam mengatasi dampak fenomena iklim ekstrim, serta menggaransi bahwa pasokan bahan pangan pokok masyarakat berada dalam kondisi sangat memadai.
"Kami terima kasih atas support-nya, juga dukungan menghadapi kekeringan El Nino. Insya Allah stok beras 2026 kita aman," tutur Amran.
Berita Terkait