Kamis, 24 September 2026

Presiden Prabowo Curhat ke Siswa Sekolah Rakyat: Saya Sering Diejek, Bahkan Setelah Jadi Presiden

Muchlis - Minggu, 07 Juni 2026 15:49 WIB
Presiden Prabowo Curhat ke Siswa Sekolah Rakyat: Saya Sering Diejek, Bahkan Setelah Jadi Presiden
Prabowo Subianto
Topikseru.com, Tabanan - Presiden Prabowo Subianto membagikan pengalaman pribadinya atau curhat kerap menerima ejekan kepada para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali. Pesan itu disampaikan untuk memotivasi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap optimistis menghadapi tantangan hidup. Dalam kunjungannya meninjau Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Tabanan, Bali, Prabowo mengatakan bahwa ejekan dan hinaan merupakan hal yang bisa dialami siapa saja, termasuk dirinya meski saat ini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. "Jangankan kamu, saya sering diejek. Sampai sekarang, presiden pun sering diejek. Enggak apa-apa, yang penting hatimu teguh, hati kita baik," kata Prabowo seperti dikutip dari tayangan resmi pemerintah, Minggu (7/6/2026). Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan para siswa dan tenaga pendidik yang mengikuti program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Jangan Minder karena Kondisi Ekonomi

Prabowo menegaskan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan harapan dalam meraih masa depan yang lebih baik. Menurut dia, banyak tokoh sukses di Indonesia yang lahir dari keluarga sederhana bahkan hidup dalam keterbatasan. Namun, mereka mampu mencapai keberhasilan karena memiliki semangat juang yang kuat dan tidak mudah menyerah. Presiden meminta para siswa untuk tidak merasa rendah diri ketika menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk perundungan atau ejekan dari lingkungan sekitar. "Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan," ujarnya.

Pendidikan Jadi Jalan Mengubah Masa Depan

Dalam arahannya, Prabowo juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk memperbaiki kualitas hidup dan membuka peluang masa depan yang lebih baik. Ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar yang diberikan melalui Program Sekolah Rakyat dengan sungguh-sungguh. Menurut Presiden, disiplin, kerja keras, dan ketekunan merupakan modal utama bagi generasi muda untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. "Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin, banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira," kata Prabowo.

Pesan untuk Menghormati Guru dan Sesama

Selain soal ketangguhan mental, Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama menempuh pendidikan. Ia meminta para siswa untuk menghormati guru, menjaga kedisiplinan, serta menghindari sikap saling membenci di antara teman sebaya. Menurutnya, karakter yang baik akan menjadi fondasi penting bagi keberhasilan seseorang di masa depan. Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan semangat kebangsaan yang kuat.

Sekolah Rakyat Jadi Program Penguatan Akses Pendidikan

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu inisiatif pemerintah yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memberikan kesempatan yang lebih besar kepada peserta didik untuk memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus membangun karakter dan keterampilan hidup. Kunjungan Presiden ke SRMP 17 Tabanan menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan program yang diharapkan mampu membantu mengurangi kesenjangan akses pendidikan di berbagai daerah.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Bahlil Siap Jalankan Arahan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara
Dudung Cek Langsung Sekolah Rakyat Sergai, 300 Siswa Jadi Perhatian Pemerintah Pusat
Prabowo Sentil Kawan Musiman dan Tegaskan Arti Kesetiaan di HUT ke-28 PAN
Prabowo Perintahkan Kapolri
Komitmen Pemberantasan Korupsi: Prabowo Tak Lindungi Orang Dekat, Singgung BGN dan Hotel Sultan
Kisah Kevin Vincent, Mahasiswa ITB Berusia 14 Tahun: Pernah Gagal SNBP hingga Lolos FTTM lewat SNBT