Rabu, 30 September 2026

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,03% Bersandar ke Level Rp17.801 per Dolar AS

Mhd Rabbani - Rabu, 27 Mei 2026 19:44 WIB
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,03% Bersandar ke Level Rp17.801 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah
Topikseru.com, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (27/5/2026) Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah di pasar spot. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipengaruhi sentimen eksternal dan kekhawatiran pasar terhadap kebijakan sentralisasi ekspor komoditas utama yang tengah menjadi sorotan lembaga pemeringkat internasional. Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 0,03% secara harian ke level Rp 17.801 per dolar AS. Pelemahan nilai tukar rupiah ini melanjutkan tren negatif sehari sebelumnya. Sebelumnya pada Selasa (26/5/2026), rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,30% secara harian di level Rp 17.796 per dolar AS. Menanggapi hal tersebut, Analis Mata Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, kebijakan satu pintu untuk ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memicu kekhawatiran pelaku pasar dan lembaga pemeringkat global. Menurutnya, langkah pemerintah dalam melakukan sentralisasi ekspor komoditas utama dinilai berpotensi menimbulkan gangguan terhadap mekanisme perdagangan. Ia menjelaskan, lembaga pemeringkat internasional seperti S&P menyoroti implementasi kebijakan tersebut yang dianggap tidak mudah dilakukan dalam waktu singkat. Selain itu, risiko gangguan rantai perdagangan juga meningkat apabila pelaksanaannya tidak berjalan optimal. Sementara itu, Moody’s turut memberikan perhatian terhadap potensi perubahan pola perdagangan akibat kebijakan tersebut. Perubahan mekanisme pasar dinilai dapat memicu ketidakseimbangan baru di sektor perdagangan dan arus modal. “Ini membuat masalah tersendiri sehingga wajar arus modal asing keluar dari Indonesia. Ini yang membuat rupiah melemah dalam perdagangan hari ini,” ujar Ibrahim Selain faktor domestik, pasar juga masih mencermati perkembangan geopolitik global, khususnya eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang turut meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS. Menurut Ibrahim, kombinasi sentimen kebijakan ekspor dan tensi geopolitik global diperkirakan masih akan membayangi pergerakan rupiah dalam jangka pendek. Ibrahim memperkirakan rupiah pada perdagangan Kamis (28/5/2026) akan bergerak di kisaran Rp 17.790 hingga Rp 17.850 per dolar AS.

Sumber
:
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
Pergerakan Valas Masih Dipengaruhi Divergensi Bank Sentral dan Geopolitik
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Tersungkur di Level Rp 17.827 per Dolar AS Siang Ini
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS